Makna Ayat
Dan firman Allah SWT berikutnya:
{وَاَنْ لَّوِاسْتَقَامُوْا عَلَى الطَّرِيْقَةِ لَاَسْقَيْنٰهُمْ مَّاۤءً غَدَقًا لِّنَفْتِنَهُمْ فِيْهِ}
{#Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak). Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya.#} (Al-Jinn, [72:16]-[72:17])
Tafsir Ayat
Ulama tafisr berbeda pendapat mengenai makna ayat ini, ada dua pendapat di kalangan mereka.
Pendapat Pertama
Pendapat pertama mengatakan, seandainya jin yang menyimpang dari kebenaran itu menempuh jalan Islam dan kembali kepada jalan kebenaran serta tetap menempuhnya.
{لَاَسْقَيْنٰهُمْ مَّاۤءً غَدَقًا}
{#benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).#} (Al-Jinn, [72:16])
GHADAQAN artinya banyak, makna yang dimaksud ialah memberinya rezeki yang banyak lagi berlimpah. Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman Allah SWT dalam ayat lain, yaitu:
{وَلَوْ اَنَّهُمْ اَقَامُوا التَّوْرٰىةَ وَالْاِنْجِيْلَ وَمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِمْ مِّنْ رَّبِّهِمْ لَاَكَلُوْا مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ اَرْجُلِهِمْ}
{#Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil, dan (Al-Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka.#} (Al-Maidah, [5:66])
Dan firman Allah SWT lainnya:
{وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰٓى اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ}
{#Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.#} (Al-A'raf, [7:96])
Dengan demikian, berarti firman Allah SWT:
{لِنَفْتِنَهُمْ فِيْهِ}
{#Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya.#} (Al-Jinn, [72:17])
Yakni untuk Kami uji mereka dengannya, sebagaimana yang dikatakan oleh Zaid ibnu Aslam, bahwa demikian itu agar Kami uji dan Kami coba mereka, siapakah di antara mereka yang tetap pada jalan hidayah, dan siapa di antara mereka yang murtad dan memilih jalan kesesatan?
Pendapat Kedua
Pendapat yang kedua mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: {#Dan bahwasanya jikalau mereka tetappada jalan itu.#} (Al-Jinn, [72:16]) Yakni jalan kesesatan. {#benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar.#} (Al-Jinn, [72:16]) sebagai istidraj dari Kami terhadap mereka, semakna dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:
{فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَ}
{#Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka. Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.#} (Al-An'am, [6:44])
Juga semakna dengan firman-Nya:
{اَيَحْسَبُوْنَ اَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهٖ مِنْ مَّالٍ وَّبَنِيْنَ. نُسَارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْرٰتِ بَلْ لَّا يَشْعُرُوْنَ}
{#Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.#} (Al-Mu'minun, [23:55]-[23:56])
Tafsir Ayat Menurut Orang-Orang Yang Berpendapat Demikian
Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: {#Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus.#} (Al-Jinn, [72:16]) Artinya, istiqamah dalam ketaatannya.
Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: {#Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu.#} (Al-Jinn, [72:16]) Yaitu jalan agama Islam. Hal yang sama telah dikatakan oleh Sa'id ibnu Jubair, Sa'id ibnul Musayyab, Ata, As-Saddi, dan Muhammad ibnu Ka'b Al-Qurazi.
Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: {#Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu.#} (Al-Jinn, [72:16]) Yakni seandainya mereka semuanya beriman, niscaya Kami luaskan bagi mereka rezeki Kami di dunia,
Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah SWT: {#Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu.#} (Al-Jinn, [72:16]) Maksudnya, jalan kebenaran. Hal yang sama dikatakan oleh Ad Dahhak, kemudian ia mengemukakan dalil kedua ayat yang telah disebutkan di atas untuk menguatkan pendapatnya; masing-masing dari mereka atau keseluruhannya yang berpendapat demikian mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: {#Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya.#} (Al-Jinn, [72:17]) Yaitu agar Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya.
Muqatil mengatakan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang Quraisy yang kafir, ketika hujan dicegah dari mereka selama tujuh tahun.
Tafsir Ayat Menurut Abu Mijlaz
Pendapat yang kedua mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: {#Dan bahwasanya jikalau mereka tetappada jalan itu.#} (Al-Jinn, [72:16]) Yakni jalan kesesatan. {#benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar.#} (Al-Jinn, [72:16]) sebagai istidraj dari Kami terhadap mereka, semakna dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:
{فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَ}
{#Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka. Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.#} (Al-An'am, [6:44])
Juga semakna dengan firman-Nya:
{اَيَحْسَبُوْنَ اَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهٖ مِنْ مَّالٍ وَّبَنِيْنَ. نُسَارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْرٰتِ بَلْ لَّا يَشْعُرُوْنَ}
{#Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.#} (Al-Mu'minun, [23:55]-[23:56])
Tafsir Ayat Menurut Al-Bagawi
Al-Bagawi meriwayatkannya dari Ar-Rabi' ibnu Anas, Zaid ibnu Aslam, Al-Kalabi, dan Ibnu Kaisan.
Tafsir Ayat Menurut Ibnu Abbas
Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: {#azab yang amat berat.#} (Al-Jinn, [72:17]) Yakni berat tiada henti-hentinya.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa SHA'ADAN adalah nama sebuah gunung di dalam neraka Jahanam. Diriwayatkan pula dari Sa'id ibnu Jubair, bahwa SHA'ADAN adalah sebuah sumur yang ada di dalam neraka Jahanam.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.