Ayat 36-37
Muhammad bin Ishaq berkata,”Telah bercerita kepadaku Az-Zuhri dan Muhammad bin Yahya bin Hibban, ‘Ashim bin Umar bin Qatadah dan Al-Hushain bin Abdurrahman bin Amr bin Sa'id bin Mu'adz, mereka berkata,"Ketika suku Quraisy mengalami kekalahan di perang Badar dan kembali ke Makkah, Abu Sufyan kembali dengan kafilahnya, Abdullah bin Abu Rabi'ah, Ikrimah bin Abu Jahal, dan Safwan ibnu Umayyah berjalan bersama sejumlah lelaki dari suku Quraisy yang orang tua dan saudara-saudara mereka terbunuh dalam perang Badar. Mereka berkata kepada Abu Sufyan bin Harb dan orang-orang yang bersamanya dalam kafilah perdagangan itu, dari kalangan Quraisy. Mereka berkata, “Wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya Muhammad telah membuat kalian menyendiri dan membunuh orang-orang terpilih kalian. Maka bantulah kami dengan harta ini untuk memeranginya. Mudah-mudahan kita dapat membalas kematian orang-orang kita kepadanya. Lalu mereka melakukan itu.” Dia berkata,”Seperti yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa tentang mereka itu Allah SWT menurunkan firmanNya: (Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu menafkahkan harta mereka) sampai firmanNya: (Mereka itulah orang-orang yang merugi) Demikian juga diriwayatkan dari Mujahid, Sa'id bin Jubair, Al-Hakam bin Utaibah, Qatadah, As-Suddi, dan Ibnu Abza, bahwa ayat ini diturunkan tentang Abu Sufyan dan pembelanjaan hartanya untuk memerangi Rasulullah SAW dalam perang Uhud
(kemudian menjadi sesalan bagi mereka) yaitu penyesalan dimana mereka tidak mendapatkan sesuatu apa pun, karena mereka bermaksud memadamkan cahaya Allah dan menunjukkan kalimat mereka di atas kalimat kebenaran. Allah adalah Dzat menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir membencinya. menolong agamaNya, meninggikan kalimahNya, dan memenangkan agamaNya di atas semua agama. Ini merupakan kehinaan bagi mereka di dunia, dan bagi mereka di akhirat siksa neraka. Siapa saja yang hidup dari kalangan mereka, dia melihat dengan mata kepalanya sendiri dan mendengar dengan telinganya hal-hal yang menyakitinya, dan siapa saja dari kalangan mereka yang terbunuh atau mati, maka dia akan menuju kehinaan yang abadi dan siksaan yang kekal. Oleh karena itu Allah berfirman berfirman: (Mereka akan menafkahkan harta itu. kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam neraka Jahanamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan)
Terkait Firman Allah SWT
Ayat 36-37
Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya (supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik) yaitu Allah memisahkan orang-orang yang berbahagia dari orang-orang yang celaka.
As Suddi berkata,”Allah memisahkan antara orang mukmin dari orang kafir. Bisa juga bahwa pemisahan ini di. akhirat, sebagaimana firmanNya: (Kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan), "Tetaplah kalian dan sekutu-sekutu kalian di tempat kalian itu." Lalu Kami pisahkan mereka) (Surah Yunus: 28), dan (Dan pada hari terjadinya kiamat, di hari itu mereka (manusia) bergplongan-golongan (14)) (Surah Ar-Rum) Dapat diartikan bahwa pemisahan ini di dunia melalui apa yang tampak dari amal mereka bagi orang-orang mukmin, dan huruf lamnya menjadi membenarkan harta yang dijadikan Allah untuk orang-orang kafir yang mereka gunakan untuk menghalang dari jalan Allah. yaitu Kami membuat mereka mampu melakukan itu: (supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik) yaitu siapa saja yang taat kepadaNya dengan memerangi musuh-musuhNya yang kafir, atau siapa saja yang durhaka kepadaNya dengan enggan melakukan hal itu. Sebagaimana firmanNya: (Dan apa yang menimpa kalian pada hari bertemunya dua pasukan, maka (kekalahan) itu adalah dengan izin (takdir) Allah dan agar Allah mengetahui dengan nyata orang-orang yang beriman (166) dan supaya Allah mengetahui dengan nyata orang-orang yang munafik Kepada mereka dikatakan, "Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (diri kalian)." Mereka berkata, "Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengikuti kalian”) (Surah Ali Imran: 166-167) Makna ayat berdasarkan hal ini adalah “Sesungguhnya Kami menguji kalian dengan orang-orang kafir yang memerangi kalian, dan Kami menjadikan mereka mampu untuk membelanjakan harta benda mereka dengan mengorbankannya untuk hal itu: (supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu semuanya ditumpukkanNya) yaitu Allah mengumpulkan mereka semua, yaitu mengumpulkan sesuatu, sebagian di atas sebagian yang lain. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (kemudian menjadikannya bertindih-tindih) (Surah An-Nur: 43) yaitu bertumpuk-tumpuk dan tumpang-tindih (dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang merugi) yaitu mereka adalah orang-orang yang merugi di dunia dan akhirat.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.