Makna Ayat
Yaitu hari (ketika) manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam?
Maknanya: Hari yang agung ini adalah yaitu hari (ketika) manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam? Dialah Allah Ta'ala: Mereka akan bangkit dari kubur-kubur mereka dalam keadaan tidak beralas kaki baik sendal maupun khuff, telanjang tanpa baju, gamis, celana sarung dan kain penutup, tidak dalam keadaan telah dikhitan maknanya kulit ujung kemaluannya yang dikhitan akan kembali sediakala pada pemiliknya, sebagaimana Allah Ta'ala berfirman:
Al-Qur'an
Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya.”(QS. Al-Anbiya: 104)
Allah akan mengembalikannya untuk menjelaskan kesempurnaan kuasa-Nya Ta'ala. Bahwa Dia akan mengembalikan penciptaan sebagaimana mereka tercipta pertama kali, kulit kemaluan dikhitan ketika di dunia bertujuan agar membersihkan dari kotoran-kotoran, karena jika dibiarkan akan tersisa najis berupa air kencing, yang menghalangi kotoran. Tetapi ini di akhirat nanti tidak diperlukan lagi, karena penghuni surga kelak tidak akan kencing dan tidak akan buang kotoran, karena akhirat bukanlah negeri pembebanan tetapi di sana adalah negeri pembalasan, hanya saja Allah subhanahu wa ta'ala memberikan beban sebagai bentuk ujian sebagaimana Allah Ta'ala berfirman:
Al-Qur'an
Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa, (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera.”(QS. Al-Qolam: 42-43)
Manusia saat itu dalam keadaan, tak beralas kaki, telanjang, tak dikhitan, sebagaian hadits menyebutkan tambahan: Buhman
Definisi Buhman
Para ulama mengatakan: Al-Buhm maknanya adalah orang-orang yang mempunyai harta sama sekali, pada hari kiamat kelak, manusia tidak akan punya harta yang bisa dijadikan tebusan dari siksa di hari kiamat. Tidak akan ada anak yang meberikan balasan dari bapaknya sedikit pun begitu pun sebaliknya, tidak juga seorang istri, kabilah, semua orang akan mengatakan: Diriku diriku :
Al-Qur'an
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.”(QS. Abasa: 37)
Kita memohon kepada Allah Ta'ala agar menolong kita dari kejadian-kejadian mengerikan hari kiamat dan memudahkan kita.
Al-Qur'an
Kepada Rabba semesta alam” Dialah Allah Jalla Wa ‘Ala, pada hari itu semua kerajaan akan hancur kecuali kerajaan Rabb semesta alam Jalla Wa ‘Ala, Allah Tala’ala berfirman:
Al-Qur'an
Pada hari itu mereka keluar (dari kubur); tiada suatu pun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman): Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" epunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.”(QS. Ghafir: 16-17)