Makna Ayat
Orang ini mengatakan: يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي " Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini." Ia berangan-angan tetapi tidak terwujud وَأَنَّى لَهُ الذِّكْرَى " akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya."
Firman Allah
Allah Ta'ala berfirman: فَيَوْمَئِذٍ لَا يُعَذِّبُ عَذَابَهُ أَحَدٌ (25) وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ " Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksa-Nya, dan tiada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya."
Makna Ayat
Pada ayat tersebut terdapat dua cara abaca, pertama: فَيَوْمَئِذٍ لَا يُعَذِّبُ عَذَابَهُ أَحَدٌ (25) وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ Maknanya: Tidak ada yang menyiksa seperti siksaan Allah seorang pun, siksa Allahlah yang terkejam, tidak ada pengkat yang lebih kuat seorangpun, ikatan Allah lah yang terkuat, car abaca kedua: لَا يُعَذَّبُ عَذَابَه أَحَدٌ وَلَا يُوْثَقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ "" Maknanya: Pada hari tersebut, tidak ada seorang pun yang diazab semisal azab laki-laki tersebut, dan tidak ada seorang pun diikat seperti ikatan itu.
Siksa Neraka
Dan diketahui bahwa orang kafir ini, tidak diazab seorang pun semisal azabnya pada hari itu, karena ia akan dilemparkan kepada penduduk neraka dalam keadaan sangat dahaga, mereka melihat neraka seakan-akan fatamorgana. Fatamorgana adalah sesuatu yang Nampak oleh seseorang pada hari-hari musim panas, saat panas menyengat di tanah sehingga terlihat menyerupai air, mereka melihat neraka seakan-akan fatamorgana sedangkan mereka dalam kondisi kehausan, mereka bergerombolan bersegera mendatangi neraka, mereka ingin apa? Mereka ingin minum, ketika mereka sudah sampai, pintu-pintu neraka pun dibuka, para penjaga neraka pun berkata kepada mereka: أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِنْكُمْ يَتْلُونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِ رَبِّكُمْ وَيُنْذِرُونَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَذَا " Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini? " (QS. Az-Zumar: 71) Hujjah telah tegak kepada kalian, para penjaga neraka mencela mereka sebelum mereka memasukinya, celaan adalah siksaan yang menyakiti hati dan jiwa, sebelum mereka merasakan sakitnya neraka, dan di neraka mereka akan dicela oleh Allah 'Azza Wa Jalla, dengan celaan yang lebih menyakitkan dari celaan tersebut, mereka mengatakan: رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَالِّينَ (106) رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْهَا فَإِنْ عُدْنَا فَإِنَّا ظَالِمُونَ " "Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan adalah kami orang-orang yang sesat. Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim. "(QS. Al-Mu'minun: 106107)
Firman Allah
Allah Ta'ala berfirman, sedangkan Dialah yang paling maha penyayang: اخْسَئُوا فِيهَا وَلَا تُكَلِّمُونِ " Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku." Lebih mengena penghinaan اخْسَئُوا فِيهَا وَلَا تُكَلِّمُونِ " Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku." Dikatakan oleh yang paling pengasih, Maka siapa lagi yang mengasihi jika Mahapengasih tidak mau mengasihi?! Tidak akan ada pengasih bagi mereka.
Siksa Paling Ringan
Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam mengabarkan bahwa siksa paling ringan bagi penduduk neraka yaitu orang yang mengenakan dua sandal yang mendidihkan otaknya(1). Kedua sandal di bawah badan sedangkan otak di paling atas, jika saja anggota badan yang paling tinggi mendidih maka anggota badan yang tengah tentu lebih panas, semoga Allah melindungi kami dan anda dari neraka.
Firman Allah
فَيَوْمَئِذٍ لَا يُعَذِّبُ عَذَابَهُ أَحَدٌ (25) وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ " Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksa-Nya, dan tiada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya."
Siksa Neraka
Karena mereka, wal'iyaadzu billaah diikat ثُمَّ فِي سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوهُ "Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.(QS. Al-Haqqah: 32) Masukkanlah mereka ke ikatan rantai ini, yang mendidihkan tangan-tangan mereka semoga Allah menyelamatkan kita, tidak ada seorang pun saat ini yang bisa membayangkan yang menimpa mereka berupa tekanan, kesengsaraan dan siksaan.
Persiapan Manusia
Oleh karenanya, hendaknya manusia mempersiapkan sebelum mengatakan يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي (24) فَيَوْمَئِذٍ لَا يُعَذِّبُ عَذَابَهُ أَحَدٌ (25) وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ ""Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini." Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksa-Nya, dan tiada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya."
(1) Dikeluarkan oleh Muslim dari hadits Ibnu Abbas radhiyallaahu 'anhuma