Makna Ayat
Fadkhuli fiyabiadi "Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku," Maknanya: Amsuklah ke dalam hamba-hamba-Ku yang saleh, dari golongan mereka, karena orang-orang salaeh adalah termasuk orang-orang yang Allah berikan kenikmatan kepada mereka,mereka itulah tingkatan terbaik manusia.
Tiga Tingkatan Manusia
Manusia memeliki tiga tingkatan:
- Orang –orang yang memperoleh kenikmatan
- Orang –orang yang dimurkai
- Orang-orang yang sesat
Semua tingkatan tersebut telah disebutkan dalam surat Al-Fatihah: Ahdinassirath al-mustaqimah (6) Sirath alladzina an'amta alaihim ghair al-maghduubi alaihim wa la adz-dhalilin "Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
Tingkatan Pertama
Tingakatan pertama: Orang-orang yang Allah beri kenikmatana, mereka adalah para Nabi, orang-orang yang shiddiq (jujur dalam imannya), para syuhadaa (yang mati di medan jihad) dan orang-orang shalih.
Tingkatan Kedua
Kedua: Orang yang dimurkai, mereka adalah orang-orang yahudi dan orang-orang yang menyerupai orang-orang yahudi, yaitu setiap orang yang mengetahui kebenaran dan ia menyelisihinya. Setiap orang yang mengetahui kebenaran tapi ia menyelisihinya maka ia mempunyai kesamaan dengan yahudi, sebagaimana yang dikatakan oleh Sufyan Bin 'Uyainah rahimahullaah Man fasada min 'ulamaainaa fa fihi shibhun min al-yahudi "Siapa saja yang rusak dari kalangan ulama kita maka ia memliki keserupaan dengan yahudi"
Tingkatan Ketiga
Dan tingkatan ketiga: Orang-orang yang sesat, mereka adalah orang-orang Nasrani yang buta terhadapa kebenaran, mereka menginginkan kebenaran tetapi mereka buta terhadapnya, mereka tidak mempunyai petunjuk kepadanya, Ibnu Uyainah: Wa kullu man fasada min 'ubbaadina fa fihi shibhun bin nassara "dan siapa saja yang rusak dari kalangan ahli ibdah kita maka ia memiliki kemiripan dengan nasrani" karena para ahli ibadah mereka menginginkan kebaikan, dan ingin beribadah tapi mereka tidak mempunyai ilmu, mereka itu orang-orang yang sesat.
Fadkhuli fiyabiadi
Fadkhuli fiyabiadi Maknanya: orang-orang yang berada di tingkatan pertama yang mendapatkan kenikmatan.
Wadkhuli jannati
Wadkhuli jannati "Masuklah ke surge-Ku" Maknanya: Surga-Nya yang dipersiapkan oleh Allah 'Azza Wa Jalla untuk para walinya, yang Allah sandarkan langsung kepada diri-Nya sebagai pemuliaan dan pengagungan kepada surge, dan pemberitahan kepada manusia tentang perhatiannya Allah Jalla Wa 'Alaa kepada surge.
Sifat-Sifat Surga
Allah telah menciptakan surga dengan penciptaan yang berbeda dengan penciptaan dunia, Allah menciptakan buah-buahan, pohon kurma dan buah delima di dunia, di surge pun ada buah-buahan, pohon kurma dan buah delima, tetapi yang ada di surga tidak sama dengan yang ada di dunia selamanya, karena Allah berfirman: Falaa ta'lamu nafsun ma ukhfiya lahum min qurriati a'yunin "Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata" (As-Sajdah: 17)
Perbandingan Dunia dan Surga
Seandainya apa-apa yang ada di surga sama seperti yang ada di dunia, maka kita sudah tahu itu, dengan begitu artinya apa-apa yang ada di surge dengan yang ada di dunia sama dalam penamaan saja, tapi tidak serupa hakikat dan wujud persisnya, oleh karenanya Allah berfirman: Wadkhuli jannati "Masuklah ke surge-Ku" Allah di sini menyandarkannya kepada diri-Nya untuk menunjukkan kemuliannya dan perhatian Allah terhadapnya, ini mengharuskan (memotivasi) manusia untuk mencurahkan kecintaannya secara total, sebagaimana Allah juga memotivasi untuk cinta kepada rumah-rumah Allah yaitu masjid-masjid, karena Allah menyandarkan masjid-masjid kepada diri-Nya, Allah juga mendorong agar mencintai surge ini yang Allah sandarkan kepada diri-Nya, perkara ini mudah.
Hadits Rasulullah
Seseorang berkata kepada Rasul shallallaahu 'alaihi wa sallam: Tunjukilah kepada saya suatu amalah yang dapat memasukkanku kedalam surga dan menjauhkanku dari neraka, Maka Rasul menjawab: Laqad sa'altu 'an 'azim wa huwa "Engkau telah bertanya tentang perkara besar, itu perkata besar Faman zuhzih 'an an-nari wa adkhil al-jannah faqad fa'az "Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung."
Perkataan Rasulullah
Dan sungguh itu mudah bagi Allah mudahkan, engkau beribadah kepada Allah dan engkai tidak menyekutukan-Nya dengan apapun, engkau mengerjakan sholat dan menunaikan zakat… "(1) Kemudian selengkapnya.
Agama Islam
Agama ini al-hamdulillah ringan dan mudah, tetapi jiwa ini terdorong untuk berbuat keburukan. Syahwat dan syubhat yang menghalangi antara kita dengan agama kita.
Doa Rasulullah
Rabbaananaa aatina fid-dun-ya hasanah wa fiil aakhirati hasanah wa qinaa 'azaabannaar, rabbanaa laa tuzigh quluubana ba'da idz hadaitana wa hab lana min ladunka rahmah innaka antalwahhab. Ya tuhan kami berikanlah kebaikan di dunia dan akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka, tuhan kami janganlah engkau seatkan kami setelah engkau memberikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kasih-sayang dari-Mu engkaulah yang maha Pemberi Karunia. (1) Dikeluarkan Tirmidzi (2616) Ibnu Majah (3973) dari hadits Mu'adz Bin Jabal radhiyallah 'anhu