Surat At-Taubah Ayat 32
Surat At-Taubah ayat 32: Setelah jelas, bahwa mereka tidak memiliki hujjah terhadap apa yang mereka katakan dan tidak memiliki keterangan yang mereka jadikan sebaai pijakan, bahkan perkataan itu hanya semata-mata mengada-ada dan membuat kedustaan, maka dalam ayat ini Allah Subhaanahu wa Ta'aala memberitahukan, bahwa mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulutnya.
Cahaya di sini adalah agama-Nya yang disampaikan oleh para rasul-Nya, dan yang disebutkan dalam kitab-kitab yang diturunkan-Nya, berupa syari’at dan penguatnya (bukti-buktinya). Allah menamainya sebagai cahaya, karena ia merupakan cahaya yang menerangi gelapnya kebodohan dan agama-agama yang batil. Agama tersebut mengandung pengetahuan terhadap kebenaran dan pengamalannya, adapun selainnya adalah kesesatan.
Nah, orang-orang Yahudi, Nasrani dan orang-orang yang serupa dengan mereka yang terdiri dari kaum musyrik ingin memadamkan cahaya Allah melalui perkataan mereka yang sama sekali tidak memiliki dasar.
Meskipun mereka berkumpul bersama untuk memadamkanya.