Surat At-Taubah ayat 82: Di dunia.
Di akhirat.
Berupa kekufuran, kemunafikan dan tidak mau taat kepada perintah Tuhan mereka.
falyaḍḥakū qalīlaw walyabkū kaṡīrā, jazā'am bimā kānū yaksibūn
Maka biarkanlah mereka tertawa sedikit dan menangis yang banyak, sebagai balasan terhadap apa yang selalu mereka perbuat.
Di akhirat.
Berupa kekufuran, kemunafikan dan tidak mau taat kepada perintah Tuhan mereka.
Biarkan mereka tertawa karena gembira dengan tidak ikut berperang dan bangga dengan mengejek orang-orang Mukmin.
Sebab, tawa mereka itu tidak akan berlangsung lama, karena akan berhenti bersama habisnya masa hidup mereka di dunia.
Setelah itu mereka akan menangis tiada hentinya di akhirat, sebagai balasan perbuatan buruk yang dahulu mereka lakukan.
Hendaklah mereka menangis sebanyak-banyaknya kelak di Akhirat yang kekal, sebagai balasan atas kekafiran, kemaksiatan, dan dosa-dosa yang telah mereka perbuat di dunia.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Maka orang-orang munafik yang meninggalkan Rasulullah pada waktu perang Tabuk itu hendaklah tertawa sedikit ketika hidunya di dunia yang fana ini, dan menangislah yang banyak kelak di neraka Jahanam.
Itu merupakan balasan atas apa yang mereka perbuat di dunia karena kemunafikan dan kekufuran mereka.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Yaitu mereka akan sedikit tertawa di dunia dengan pengunduran diri mereka dari jihan dan akan banyak menangis di akhirat akibat senda gura dan ejekan mereka terhadap agama Allah, sebagai balasan atas perbuatan mereka berupa dosa-dosa dan kemaksiatan.
Manakala mereka lebih mendahulukan yang fana dari-pada yang kekal, manakala mereka lari dari kesulitan yang ringan yang berujung kepada kesulitan yang berat yang tak berujung, maka Allah 'Azza wa Jalla berfirman, فَلْيَضْحَكُوا قَلِيلًا وَلْيَبْكُوا كَثِيرًا "Maka hendaklah mereka se-dikit tertawa dan banyak menangis."
Yakni silahkan mereka bersuka cita di dunia yang pasti fana ini, berbahagia dengan kenikmatannya, dan bermain dengan permainannya, karena mereka akan menangis panjang di azab yang pedih جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ "sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan", berupa kekufuran, kemunafikan, dan ketidaktundukan kepada perintah Allah, Rabb mereka.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Maka biarkanlah mereka tertawa sedikit di dunia dan menangis yang banyak di akhirat sebagai balasan atas apa yang selalu mereka perbuat.
Kemudian Allah SWT berfirman mengancam orang-orang munafik itu karena perbuatan mereka yang seperti itu:
{فَلْيَضْحَكُوْا قَلِيْلًا}
{#Maka hendaklah mereka sedikit tertawa.#} (At-Taubah, [9:82]), hingga akhir ayat
Ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa hidup di dunia itu sebentar, maka hendaklah mereka tertawa sesukanya di dalamnya. Apabila hidup di dunia telah habis dan mereka menghadap kepada Allah SWT, maka mereka akan mulai tangisannya yang tidak pernah berhenti untuk selama-lamanya. Hal yang sama telah dikatakan oleh Abu Razin, Al-Hasan, Qatadah, Ar-Rabi' ibnu Khasyam, Aun Al-Uqaili, dan Zaid ibnu Aslam.
Al-Hafiz Abu Ya'la Al-Mausuli mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Abdus Samad ibnu Abu Khaddasy, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Jubair, dari Ibnul Mubarak, dari Imran ibnu Zaid; telah menceritakan kepada kami Yazid Ar-Raqqasyi, dari Anas ibnu Malik yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
{يَا اَيُّهَا النَّاسُ ابْكُوْا فَاِنْ لَمْ تَبْكُوا فَتَبَاكَوْا فَاِنَّ اَهْلَ النَّارِ يَبْكُوْنَ حَتّٰى تَسِيْلَ دُمُوْعُهُمْ فِيْ وُجُوْهِهِمْ كَاَنَّهَا جَدَاوِْلُ حَتّٰى تَنْقَطِعَ الدُّمُوْعُ فَتَسِيْلَ الدِّمَاءُ فَتَقَرَّحُ الْعُيُوْنُ. فَلَوْ اَنَّ سُفُنًا اُزْجِيَتْ فِيْهَا لَجَرَت}
{#Hai manusia, menangislah kalian. Jika kalian tidak dapat menangis, maka berpura-pura menangislah, karena sesungguhnya penghuni neraka itu akan terus menangis hingga air mata mereka mengalir ke wajahnya bagaikan air pancuran. Bila air mata mereka habis, maka yang mengalir adalah darah, dan mata mereka bernanah. Seandainya perahu-perahu dilayarkan pada air mata mereka, niscaya akan dapat berlayar (karena banyaknya air mata mereka seperti lautan).#}
Ibnu Majah telah meriwayatkannya melalui hadis Al-A'masy, dari Yazid Ar-Raqqasyi dengan sanad yang sama.
Al-Hafiz Abu Bakar ibnu Abdullah ibnu Muhammad ibnu Abud Dunia mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnul Abbas, telah menceritakan kepada kami Hammad-Al Jazari, dari Zaid ibnu Rafi' yang me-rafa'-kannya, "Sesungguhnya ahli neraka itu apabila telah masuk ke dalam neraka, mereka menangis dengan mengeluarkan air mata selama satu masa. kemudian mereka menangis dengan mengeluarkan nanah selama satu masa. Lalu para malaikat penjaga neraka berkata kepada mereka, 'Hai golongan orang-orang yang celaka, kalian tidak mau menangis ketika hidup di dunia yang dibelaskasihani bila kalian menangis padanya. Sekarang apakah kalian menemukan orang yang dapat kalian mintai pertolongan?' Maka mereka mengeraskan suaranya seraya berkata, 'Hai penghuni surga, hai para bapak, ibu, dan anak-anak, kami keluar dari kuburan dalam keadaan haus, dan kami selama di Mauqif dalam keadaan dahaga, dan sekarang pun kami tetap dalam keadaan dahaga, maka limpahkanlah kepada kami sebagian dari air yang telah Allah rezekikan kepada kalian.' Mereka dibiarkan berseru selama empat puluh tahun tanpa mendapat jawaban, kemudian mereka dijawab, 'Sesungguhnya kalian menetap (di dalam neraka).' Akhirnya mereka putus asa dari semua kebaikan."
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Allah SWT berfirman seraya mencela orang-orang munafik yang tidak menemani Rasulullah SAW ke perang Tabuk, dan mereka gembira setelah keberangkatan beliau (dan mereka tidak suka berjihad) bersama beliau (dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah, dan mereka berkata) yaitu sebagian dari mereka berkata kepada sebagian lain (Janganlah kalian berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini) Demikian itu bahwa keberangkatan ke perang Tabuk itu sangat panas, ketika orang-orang suka bernaung di bawah pohon yang berbuah. Oleh karena itu mereka berkata (Janganlah kalian berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini) Allah SWT berfirman kepada RasulNya: (Katakanlah) kepada mereka ("Neraka Jahannam itu”) yaitu yang akan kalian tinggali karena pertentangan kalian (lebih sangat panas (nya)) yang kalian hindari panas itu, bahkan lebih panas daripada api, sebagaimana Imam Malik meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:"Api anak cucu Adam yang mereka nyalakan itu satu per tujuh puluh dari panasnya api neraka Jahannam” Mereka bertanya,"Wahai Rasulullah, sekalipun panas api itu sudah cukup?” Rasulullah SAW bersabda,"Api itu lebih panas enam puluh sembilan kali lipat”
Allah SWT berfirman: (Katakanlah.”Api neraka Jahannam itu lebih sangat panas (nya)," jikalau mereka mengetahui) yaitu seandainya mereka memahami dan mengerti hal itu, maka mereka berangkat bersama Rasulullah SAW berjihad di jalan Allah, agar mereka terhindar dari panasnya neraka Jahannam yang panasnya berlipat-lipat ini. Akan tetapi mereka sebagaimana yang dikatakan oleh ulama’ lainny,”Seperti orang yang berlindung dari teriknya matahari dengan menyalakan api”
Kemudian Allah SWT berfirman serayamengancam orang-orang munafik itu akibat perbuatan mereka itu: (Maka hendaklah mereka sedikit tertawa) Ibnu Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa dunia itu sebentar, maka hendaklah mereka tertawa sesuai kehendak mereka. Jika dunia telah usai dan mereka kembali kepada Allah SWT, maka mereka akan mulai menangis tanpa henti selama-lamanya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
(Maka hendaklah mereka tertawa sedikit) di dunia (dan hendaklah mereka menangis) di akhirat nanti (banyak sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan) ayat ini merupakan berita tentang keadaan mereka, diungkapkan dalam bentuk ungkapan amar/perintah.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Biarkan mereka tertawa karena gembira dengan tidak ikut berperang dan bangga dengan mengejek orang-orang Mukmin. Sebab, tawa mereka itu tidak akan berlangsung lama, karena akan berhenti bersama habisnya masa hidup mereka di dunia.
Setelah itu mereka akan menangis tiada hentinya di akhirat, sebagai balasan perbuatan buruk yang dahulu mereka lakukan.
Karena itu, wahai Nabi Muhammad, biarkanlah mereka tertawa sejenak karena merasa senang dengan tidak ikut berperang tetapi tidak dicela, dan kelak di akhirat mereka akan menangis yang sebanyakbanyaknya, sebagai balasan terhadap apa yang selalu mereka perbuat di dunia, seperti mencela, berdusta, menghasut, termasuk membuatbuat alasan agar diizinkan tidak ikut jihad.
Tafsir ini kosong pada sumber data.
Yakni di akhirat mereka hanya akan sedikit tertawa, namun akan banyak menangis seperti banyaknya tawa mereka di dunia yang telah menjadikan agama mereka sebagai bahan olokan dan senda gurau. Dan ini merupakan sesuatu yang pasti.
جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ(sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan)
Berupa kemaksiatan-kemaksiatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.