Makna Ayat
Allah SWT mengemukakan hujah-Nya terhadap orang-orang musyrik, bahwa sebenarnya mereka mengakui akan keesaan Allah dan ketunggalan-Nya sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, Allah SWT berfirman:
{قُلْ مَنْ يَّرْزُقُكُمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ}
{#Katakanlah, "Siapakah yang memberi rezeki kepada kalian dari langit dan bumi."#} (Yunus, [10:31])
Yakni siapakah yang menurunkan hujan dari langit dan menumbuhkan tanam-tanaman dari bumi. Bumi itu terbelah dengan kekuasaan dan kehendak-Nya, lalu keluarlah darinya biji-bijian, anggur, batang-batang pohon, zaitun, kurma, dan taman-taman yang subur serta buah-buahan dan rumput-rumputan; apakah ada Tuhan selain Allah? Mereka pasti menjawab bahwa yang melakukan semuanya itu adalah Allah. Sama halnya seperti yang dinyatakan dalam ayat lain:
{اَمَّنْ هٰذِيْ يَرْزُقُكُمْ اِنْ اَمْسَكَ رِزْقَهٗ}
{#Atau siapakah dia ini yang memberi kalian rezeki jika Allah menahan rezeki-Nya.#} (Al Mulk, [67:21])
Adapun firman Allah SWT:
{اَمَّنْ يَّمْلِكُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ}
{#atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan.#} (Yunus, [10:31])
Maksudnya, Dialah Allah yang telah memberikan kepada kalian indera pendengaran dan penglihatan. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia melenyapkannya dan mencabutnya dari kalian. Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam firman Allah SWT:
{قُلْ هُوَ الَّذِيْٓ اَنْشَاَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَ}
{#Katakanlah: "Dialah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati"#} (Al Mulk, [67:23])
{قُلْ اَرَاَيْتُمْ اِنْ اَخَذَ اللّٰهُ سَمْعَكُمْ وَاَبْصَارَكُمْ}
{#Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan kalian."#} (Al-An'am, [6:46])
Firman Allah SWT
{وَمَنْ يُّخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ}
{#dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup.#} (Yunus, [10:31])
Yakni berkat kekuasaan-Nya Yang Mahabesar dan karunia-Nya yang menyeluruh. Dalam pembahasan terdahulu telah disebutkan adanya perbedaan pendapat mengenai hal ini dan bahwa makna ayat ini bersifat umum mencakup semuanya.
Firman Allah SWT
{وَمَنْ يُّدَبِّرُ الْاَمْرَ}
{#dan siapakah yang mengatur segala urusan.#} (Yunus, [10:31])
Yakni siapakah yang memiliki kekuasaan atas segala sesuatu serta yang memilikinya; dan yang memberikan perlindungan, sedangkan Dia tidak memerlukan perlindungan. Siapakah pula yang mengatur dan yang memutuskan hukum tanpa ada akibat pertanyaan bagi keputusan hukumNya; serta tiada yang menanyakan tentang apa yang diperbuat-Nya, sedangkan mereka akan dimintai pertanggungjawabannya? Seperti yang disebutkan dalam ayat lainnya, yaitu:
{يَسْـَٔلُهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِيْ شَأْنٍ}
{#Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.#} (Ar-Rahman, [55:29])
Seluruh alam semesta -baik yang di atas maupun yang di bawah- serta semua yang ada pada keduanya dari kalangan malaikat, manusia, dan jin berhajat kepada-Nya, sebagai hamba-hamba-Nya dan tunduk kepada-Nya.
{فَسَيَقُوْلُوْنَ اللّٰهُ}
{#Maka mereka pasti menjawab, "Allah."#} (Yunus, [10:31])
Yakni mereka mengetahui hal tersebut dan mengakuinya.
Firman Allah SWT
{فَقُلْ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ}
{#Maka apakah kalian tidak bertakwa (kepada-Nya).#} (Yunus, [10:31])
Yakni apakah kalian tidak takut kepada Allah bila kalian menyembah Dia dengan selain-Nya atas dasar pendapat kalian sendiri yang bodoh.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.