Ayat 31-33
Allah SWT menyampaikan hujjah terhadap orang-orang musyrik tentang pengakuan mereka mengakui tentang keesaan dan ketuhananNya. Allah SWT berfirman: (Katakanlah, "Siapakah yang memberi rezeki kepada kalian dari langit dan bumi") yaitu siapakah yang menurunkan hujan dari langit dan menumbuhkan tanam-tanaman dari bumi, dengan kekuasaan dan kehendakNya, maka keluarlah darinya biji-bijian itu (dan anggur dan sayur-sayuran (28) dan zaitun dan pohon kurma (29) dan kebun-kebun (yang) rindang (30) dan buah-buahan serta rerumputan (31)) (Surah Abasa) (apakah ada Tuhan selain Allah?) (Surah An-Naml: 60) (Maka mereka akan menjawab) firmanNya (atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan) yaitu Dzat yang memberi kalian kekuatan pendengaran dan penglihatan ini, jika Dia berkehendak maka Dia melenyapkannya dan mencabutnya dari kalian, sebagaimana Allah SWT berfirman (Katakanlah, “Dialah yang menciptakan kamu dan menjadikan pendengaran, penglihatan) (Surah Al Mulk- 23)
Makna Ayat
Firman Allah: (dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup) yaitu kekuasaanNya Yang Maha Besar dan karuniaNya yang menyeluruh. Telah disebutkan penyebutan perbedaan pendapat tentang hal itu dan bahwa ayat ini mencakup semuanya.
Firman Allah: (dan siapakah yang mengatur segala urusan) yaitu siapakah yang memiliki kekuasaan atas segala sesuatu, Dia memberi perlindungan, dan tidak dilindungi. Dialah Dzat yang mengatur dan memberi keputusan yang ada yang menghalangi hukumNya, dan tidak ada yang menanyakan tentang apa yang Dia perbuat, sedangkan mereka akan dimintai pertanggungjawabannya? (Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan (29)) (Surah Ar-Rahman) Seluruh alam baik di atas maupun di bawah serta apa yang ada pada keduanya dari kalangan malaikat, manusia, dan jin sangat membutuhkanNya, sebagai hamba-hambaNya dan tunduk kepadaNya (Maka mereka pasti menjawab, "Allah") yaitu mereka mengetahui hal tersebut dan mengakuinya (Maka apakah kalian tidak bertakwa (kepada-Nya)) yaitu apakah kalian tidak takut kepada Allah jika kalian menyembah bersamaNya dengan selainNya berdasarkan pendapat kalian yang bodoh?
Makna Ayat Lanjutan
Firman Allah SWT: (Maka (Dzat yang demikian) itulah Allah, Tuhan kalian yang sebenarnya) yaitu inilah Dzat yang kalian akui sebagai Dzat yang melakukan semua itu, Dialah Rabb dan Tuhan kalian yang sebenarnya yang berhak diesakan dalam peribadatan. (maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan) yaitu setiap yang disembah selain Dia itu bathil, tidak ada Tuhan selain Dia, Dzat yang Maha Esa tidak ada sekutu bagiNya (bagaimanakah kalian dipalingkan (dari kebenaran)?) yaitu bagaimana bisa kalian dipalingkan dari menyembahNya, lalu kalian menyembah sesuatu selain Dia, padahal kalian mengetahui bahwa Dia adalah Tuhan yang menciptakan dan mengatur segala sesuatu?
Makna Ayat Lanjutan
Firman Allah: (Demikianlah telah tetap hukuman Tuhanmu terhadap orang-orang yang fasik). yaitu sebagaimana telah kafir orang-orang musyrik dan terus dalam menyekutukan dan menyembah hal lain bersama Allah, padahal mereka mengakui bahwa Allah adalah Dzat yang menciptakan, memberi rezeki, dan mengatur alam semesta. Hanya Dia yang mengutus para rasulNya dengan membawa ajaran tauhid. Oleh karena itu pasti atas mereka ketetapan Allah, bahwa mereka adalah orang-orang yang celaka dan penghuni neraka. sebagaimana firmanNya: (Mereka menjawab, "Benar (telah datang).” Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir) (Surah Az-Zumar: 71)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.