Makna kata :
(Qithfir Al-‘Aziz) : (وَقَالَ ٱلَّذِي ٱشۡتَرَىٰهُ) wa qaalal ladzisytaraahu : seseorang yang membelinya, namanya: Qithfir, dan julukannya: Al-‘Aziz.
(Muliakanlah tempat tinggalnya) : (أَكۡرِمِي مَثۡوَىٰهُ) akrimii matswaah : muliakanlah tempat tinggalnya yaitu muliakanlah ia dan berbuat baiklah.
(Kita mengadopsinya) : (أَوۡ نَتَّخِذَهُۥ وَلَدٗاۚ) aw nattakhidzahu walada : kita mengadopsinya. Karena ia belum mempunyai anak.
(Tafsir mimpi) : (مِن تَأۡوِيلِ ٱلۡأَحَادِيثِۚ) min ta’wiilil ahaadiits : tafsir mimpi.
Makna ayat :
Ketika kabilah itu sampai di Mesir, mereka menjualnya kepada seorang menteri namanya (Qithfir Al-‘Aziz), lalu ia melihat ada kebaikan di dalamnya, berkata kepada istrinya: Zulaikha, “Muliakanlah tempat tinggalnya, semoga ia bisa membantu kita atau kita jual dia dengan harga mahal, atau mengadopsinya karena kita belum mempunyai anak. Ini makna firman-Nya : (وَقَالَ ٱلَّذِي ٱشۡتَرَىٰهُ مِن مِّصۡرَ لِٱمۡرَأَتِهِۦٓ أَكۡرِمِي مَثۡوَىٰهُ عَسَىٰٓ أَن يَنفَعَنَآ أَوۡ نَتَّخِذَهُۥ وَلَدٗاۚ). Firman-Nya : (وَكَذَٰلِكَ مَكَّنَّا لِيُوسُفَ فِي ٱلۡأَرۡضِ) sebagaimana Kami telah menyelamatkannya dari pembunuhan, dari kegelapan sumur, dan Kami memberikannya kepada Al-‘Aziz, Kami akan berikan Yusuf kekuasaan di bumi, sehingga ia menjadi raja Mesir beserta isinya, memerintah dengan keadilan dan kasih sayang. Firman-Nya : (وَلِنُعَلِّمَهُۥ مِن تَأۡوِيلِ ٱلۡأَحَادِيثِۚ) Kami ajarkan dia tafsir mimpi. Firman-Nya : (وَٱللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰٓ أَمۡرِهِۦ) “Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya” atas urusan Yusuf, saudara-saudaranya tidak mampu melaksanakan keinginan mereka, karena Allah Maha Kuasa atas seluruh perkara yang Dia kehendaki. Tidak ada yang bisa menghalanginya, karena Dialah, Yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana. Firman-Nya : (وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ ) Karena jika mereka mengetahuinya, mereka akan menyerahkan seluruh urusan mereka kepada Allah dan bertawakkal kepada-Nya, tidak mencoba untuk bermaksiat—keluar dari ketaatan kepada-Nya. Dalam ayat ini juga terdapat hiburan untuk Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam atas apa yang ia rasakan berupa gangguan dari orang-orang terdekatnya, sebagaimana Yusuf mendapat gangguan dari saudara-saudaranya, yang mana mereka adalah orang terdekatnya setelah kedua orang tuanya.
Pelajaran dari ayat :
- Dihapusnya sistem adopsi dalam Islam.
- Pengetahuan akan tafsir mimpi adalah karamah yang Allah ajaran kepada hambaNya yang Dia kehendaki.
- Barangsiapa yang memerangi Allah, pasti akan kalah.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.