Makna kata
(وَشَهِدَ شَاهِدٞ مِّنۡ أَهۡلِهَآ) wa syahida syaahidum min ahliha : anak pamannya.
(قُدَّ مِن قُبُلٖ) qudda min qubulin : dari depan.
Makna ayat
Masih mengisahkan tentang Yusuf dan kejadian-kejadiannya, Zulaikha menfitnah Yusuf, ia sudah menggodanya dan menuntut agar ia dihukum, (مَا جَزَآءُ مَنۡ أَرَادَ بِأَهۡلِكَ سُوٓءًا إِلَّآ أَن يُسۡجَنَ أَوۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ ) "Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan istrimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan azab yang pedih?". Maka Yusuf pun membantah tuduhan tersebut—karena ia sudah menuduh Yusuf, ia tidak akan mengakui perbuatannya. Maka Allah berfirman pada ayat-ayat ini, : (هِيَ رَٰوَدَتۡنِي عَن نَّفۡسِيۚ) "Dia menggodaku untuk menundukkan diriku (kepadanya)", Allah jalla jalaluh pun membuat seorang anak bayi yang masih menyusui berbicara—sebagai pemuliaan untuk hamba-Nya dan pilihan-Nya Yusuf. Maka anak itu berkata—sebagaimana yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan: seorang saksi Yusuf—( إِن كَانَ قَمِيصُهُۥ قُدَّ مِن قُبُلٖ فَصَدَقَتۡ وَهُوَ مِنَ ٱلۡكَٰذِبِينَ ٢٦ وَإِن كَانَ قَمِيصُهُۥ قُدَّ مِن دُبُرٖ فَكَذَبَتۡ وَهُوَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ) Jika bajunya robek dari depan, maka wanita itu benar dan laki-laki itu yang berdusta.
Pelajaran dari ayat
- Keharusan untuk membela diri, sekalipun dengan hal yang menyakiti lawan.
- Pemuliaan Allah kepada wali-wali-Nya, sehingga Allah membuat seorang bayi berbicara untuk menjelaskan bebasnya Yusuf dari tuduhan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.