Makna kata
(وَٱتَّبَعۡتُ مِلَّةَ) wattaba’tu millah : aku mengikuti agama.
(مَا كَانَ لَنَآ) maa kaana lanaa : tidak pantas dan tidak baik bagi kami.
(أَن نُّشۡرِكَ بِٱللَّهِ مِن شَيۡءٖۚ) an nusyrika billah min syai’ : kami menyekutukan Allah, sekalipun sedikit, tidak pula menjadikan sekutu baginya baik banyak atau sedikit.
(ذَٰلِكَ مِن فَضۡلِ ٱللَّهِ عَلَيۡنَا) dzaalika min fadhlillahi ‘alainaa : karunia berupa tauhid dan agama yang benar.
(وَعَلَى ٱلنَّاسِ) wa ‘alannaas : ketika datang kepada manusia para Rasul, namun mereka tidak mensyukuri nikmat tersebut dan enggan beriman.
Makna ayat
“Aku meninggalkan agama kufur ini dan aku mengikuti agama iman kepada Allah dan hari akhir.” (مِلَّةَ ءَابَآءِيٓ إِبۡرَٰهِيمَ وَإِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ) yaitu agama nenek moyang ku: Ibrahim, Ishaq, dan Ya’qub. Kemudian berlanjut dengan mendakwahi mereka berdua kepada iman kepada Allah dan Islam, ia berkata : (مَا كَانَ لَنَآ) “Tidak pantas bagi kami,” (أَن نُّشۡرِكَ بِٱللَّهِ مِن شَيۡءٖۚ) menyekutukannya dengan sesuatu apa pun, kami beriman kepada-Nya dan menyembah kepada selain-Nya juga. Kemudian menjelaskan bahwa ini semua bukan karena kemampuan dan kepintaran mereka, tapi semata-mata karena bantuan dari Allah ta’ala, firman-Nya : (ذَٰلِكَ مِن فَضۡلِ ٱللَّهِ عَلَيۡنَا وَعَلَى ٱلنَّاسِ) Allah yang telah menciptakan mereka, memberi rizki, menjaga, dan menyeru mereka kepada petunjuk dan menjelaskannya untuk mereka (وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَشۡكُرُونَ) namun mereka tidak beriman dan tidak beribadah hanya kepada-Nya.
Pelajaran dari ayat
• Penggunaan kata, “الآباء” (bentuk jamak dari ayah) untuk menyebutkan nenek moyang, karena setiap dari mereka ayah untuk yang setelahnya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.