Makna kata : (وَمَا كُنَّا لِلۡغَيۡبِ حَٰفِظِينَ)
wa maa kunnaa lilghaibi haafizhiin : kami tidak mengetahui perkara yang gaib.
Makna ayat :
Setelah menyakinkan mereka untuk meninggalkannya, ia memberikan arahan agar mereka mengatakan kepada ayah mereka tatkala pulang—sebagaimana firman Allah tentangnya—( ٱرۡجِعُوٓاْ إِلَىٰٓ أَبِيكُمۡ فَقُولُواْ يَٰٓأَبَانَآ إِنَّ ٱبۡنَكَ سَرَقَ وَمَا شَهِدۡنَآ إِلَّا بِمَا عَلِمۡنَا)
“Pulang kepada ayah kalian dan katakan, “Sesungguhnya anakmu telah mencuri, sebagaimana kami melihat bahwa cawan itu dikeluarkan dari kantung saudara kami ini. (وَمَا كُنَّا لِلۡغَيۡبِ حَٰفِظِينَ)
seandainya kami tahu bahwa ia akan berbuat seperti ini, tentu kami tidak akan membawanya bersama kami, sebagaimana kami tidak mengetahui seorang pencuri mengambil barang curiannya kecuali apa yang kami ketahui darimu.
Pelajaran dari ayat :
- Disyariatkannya memberikan nasehat dan membekali orang yang dinasehati dengan apa yang katakan dan ketahui.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.