Makna kata
(وَيَقۡدِرُۚ) wa yaqdir : menyempit dan sedikit.
(إِلَّا مَتَٰعٞ) illaa mataa’ : bersenang-senang dengannya sebentar kemudian habis.
Makna ayat
Firman-Nya : (ٱللَّهُ يَبۡسُطُ ٱلرِّزۡقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقۡدِرُۚ وَفَرِحُواْ بِٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا فِي ٱلۡأٓخِرَةِ إِلَّا مَتَٰعٞ) Allah ta’ala mengabarkan ketentuan dari semua ketentuan-Nya pada makhluk-Nya yaitu Dia (يَبۡسُطُ ٱلرِّزۡقَ) melapangkan rezeki untuk siapa pun yang Dia kehendaki sebagai ujian, apakah ia bersyukur atau ingkar? Dan juga menyempitkan dan mengurangi rizki siapa pun yang Dia kehendaki sebagai cobaan, apakah ia bersabar atau mengeluh? Terkadang Dia melapangkan rizki bagi sebagian yang pantas untuk diberi keluasan dan terkadang Dia juga menyempitkan orang yang pantas untuk disempitkan. Kekayaan tidak akan menjadi tolak ukur keridhaan Allah dan tidak pula kefakiran tanda akan murka-Nya ta’ala atas hamba-hamba-Nya. Firman-Nya : (وَفَرِحُواْ بِٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا) Orang-orang kafir berbahagia dengan kehidupan dunia karena ketidaktahuan mereka akan durasi, akhir, dan buruknya efek yang ditinggalkannya, tidaklah dunia jika dibandingkan dengan apa yang Allah sediakan bagi para wali-Nya—mereka adalah orang-orang yang beriman dan taat kepada-Nya—kecuali hanya sedikit. Seperti segenggam kurma atau sepotong roti yang diberikan kepada seorang pengembala sebagai bekal selama siang hari, kemudian habis.
Pelajaran dari ayat
-
Penjelasan bahwa kaya dan miskin keduanya terjadi sesuai dengan ilmu Allah ta’ala sebagai ujian dan cobaan, keduanya tidak menunjukkan keridhaan Allah tidak pula murka-Nya.
-
Rendahnya dunia dan perhiasan-perhiasan yang ada padanya akan hilang.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.