Makna kata
(ِإلَىٰٓ أَرۡذَلِ ٱلۡعُمُرِ) ilaa `ardzalil ‘umur : “kepada usia tua renta (pikun)” yang paling rendah karena faktor usia dan pikun. Pikun adalah kerusakan pada akal.
Makna ayat
Firman-Nya pada ayat yang lain “Allah yang menciptakan kamu, kemudian Dia yang mewafatkanmu, dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling rendah, sehingga ia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya.” Ini adalah ayat lain yang menunjukkan kebesaran dan keagungan kekuasaan Allah, ilmu, hikmah, dan rahmat-Nya yang mengharuskan para hamba-Nya hanya menyembah kepada-Nya, serta melazimkan keimanan kepada hari akhir. Allah menciptakan kita sendirian, hanya Dia-lah yang menciptakan sedangkan kita sebagai ciptaan-Nya tidak terhitung jumlahnya, kemudian Dia mematikan kita dengan kematian yang sebenarnya dengan mencabut arwah kita, tidak ada satu pun yang tidak akan mati selamanya. Kemudian di antara tanda hikmah-Nya, Dia mewafatkan kita dengan waktu yang berbeda-beda, sesuai dengan hikmah-Nya, agar manusia bisa terus ada dan hidup hingga akhir dunia. Di antara manusia ada yang diwafatkan pada usia kanak-kanak, ada pula pada masa remaja, dan itu semua berdasarkan hikmah dari cobaan dan tarbiyah ilahiyah. Tanda yang lain, ada sebagian yang kembali kepada umur yang paling rendah, sehingga ia menjadi tua renta dan pikun, telah hilang kekuatan yang dahulu dimilikinya, tidak ada seorang pun yang dapat lolos dari hal ini kecuali Allah. Tanda kekuasaan dan rahmat-Nya, tidakkah kita melihat, seandainya Allah berkehendak untuk mengembalikan seluruh manusia kepada umur yang paling rendah, sekalipun manusia hidup dalam satu abad atau dua abad, bagaimana kiranya kehidupan kala itu? Firman-Nya “Sungguh Allah Maha Mengetahui dan Maha Kuasa.” Penegasan akan ilmu dan kekuasaan-Nya. Karena semua yang telah disebutkan berupa penciptaan dan kematian kita serta kembalinya sebagian manusia menuju umur yang paling rendah, adalah bagian dari kekuasaan Yang Maha Kuasa, ilmu Yang Maha Mengetahui, yaitu Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Mengetahui.
Pelajaran dari ayat
- Penegasan keimanan kepada hari akhir yang menunjukkan kekuasaan dan ilmu ilahi, karena yang menciptakan dan mematikan tidak diragukan lagi mampu menciptakannya sekali lagi dan tidak akan mati.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.