Makna kata
(فَضَّلَ بَعۡضَكُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖ فِي ٱلرِّزۡقِۚ) fadhdhala ba’dhaakum ‘alaa ba’dhin fir rizzq : “yang melebihkan satu di atas yang lainnya dalam rezeki.” Di antara kalian kaya, maupun miskin, seorang raja, dan juga seorang budak.
(بِرَآدِّي رِزۡقِهِمۡ عَلَىٰ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُمۡ) biraaddii rizqihim ‘alaa maa malakat aimaanuhum : “tetapi orang yang dilebihkan tidak mau memberikan rezekinya kepada para hamba sahaya yang mereka miliki,” membagikan apa yang telah Kami berikan kepada mereka dan hamba sahaya mereka.
Makna ayat
Konteks ayat masih berputar pada penegasan tauhid dan penghilangan segala sekutu, Allah ta’ala berfirman : “Dan Allah melebihkan sebagian kamu atas sebagian yang lain dalam hal rezeki” diantara kalian ada yang Dia jadikan kaya dan ada pula yang miskin, wahai para manusia. Terkadang di antara kalian wahai orang-orang yang kaya, ada para hamba sahaya, lalu dia tidak ingin budaknya ikut serta mengatur hartanya, sehingga mereka pun menjadi sama tingkatannya? Adapun realitanya, kalian mengingkari hal ini seraya berkata, “Bagaimana mungkin aku menyamakan budakku dalam hal rezeki lalu dia menjadi sama denganku? Ini tentu tidak masuk akal. Namun, bagaimana mungkin kalian menjadikan tuhan-tuhan kalian setara dengan Rabb kalian dalam ibadah, sedangkan berhala-berhala itu adalah di bawah kekuasaan-Nya ta’ala. Dialah yang menciptakan berhala-berhala itu serta yang menguasai kalian, kemana perginya akal sehat kalian wahai orang-orang musyrik? Firman-Nya “Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah?” sungguh mereka telah mengingkari kenikmatan akal, ini yang pertama, mereka tidak mengakui kenikmatan ini, tidak menggunakannya untuk berpikir, kemudian mereka mengingkari nikmat Allah atas mereka karena Allah telah menciptakan mereka dan memberikan mereka rezeki, namun mereka tidak beribadah kepada-Nya dengan berdzikir dan bersyukur, tetapi malah menyembah selain-Nya berupa berhala-berhala yang tidak memiliki apa pun, tidak memberikan bahaya dan kebaikan. Inilah apa yang dikandung ayat pertama.
Pelajaran dari ayat
- Bantahan telak untuk kaum musyrikin dengan persamaan yang ada pada ayat : “Dan Allah melebihkan sebagian kalian dari yang lain dalam rezeki.”
- Wajib bersyukur kepada Allah ta’ala atas nikmat-nikmat-Nya, yaitu dengan berdzikir, bersyukur, serta ikhlas dalam hal tersebut.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.