Keutamaan Al-Baqarah
Dari Abdullah bin Mas'ud, berkata: Rasulullah SAW bersabda,"Semoga aku tidak mendapatkan salah seorang di antara kalian meletakkan salah satu kakinya di atas kakinya yang lain, sambil bernyanyi dan meninggalkan surat al-Baqarah tanpa membacanya, sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dalamnya dibacakan surat al-Baqarah. Sesungguhnya rumah yang paling kosong adalah bagian dalam rumah yang hampa dari kitabullah"
Ini diriwayatkan oleh An-Nasa'i dalam kitab "Al-Yaum Wal-Lailah" dari Muhammad bin Nashr dari Ayub bin Sulaiman.
Ad-Darimi juga meriwayatkannya dalam Musnadnya dari Abdullah bin Mas'ud, dia berkata, "Tidak ada satu rumah pun yang dibacakan Al-Baqarah di dalamnya, melainkan setan akan keluar dari rumah itu dengan tergesa-gesa."
Dia berkata, "Setiap perkara memiliki ujung, dan ujung Al-Qur'an adalah Al-Baqarah. Setiap perkara memiliki inti sari, dan inti sari Al-Qur'an adalah Al-Baqarah"
Diriwayatkan juga dari Thariq Asy-sya’biy, dia berkata: Abdullah bin Mas'ud berkata: "Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat dari Al-Baqarah di malam hari, maka setan tidak akan masuk ke rumahnya pada malam hari, yaitu empat ayat dari ayat-ayat pertamanya, ayat kursi, dua ayat setelahnya, dan tiga ayat terakhirnya". Dalam riwayat lain disebutkan: "Tidak akan mendekatisesuatu yang dia benci, dan tidak akan dibacakan kepada orang gila melainkan dia akan sembuh"
Dari Sahl bin Sa'd, berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai ujung dan ujung Al-Qur'an adalah Al-Baqarah. Sesungguhnya siapa saja membacanya di rumahnya pada malam hari, maka setan tidak akan masuk ke dalamnya selama tiga malam. Dan siapa saja membacanya di dalam rumahnya pada siang hari, maka setan tidak akan masuk ke dalamnya selama tiga hari"
Dari Usaid bin Hudhair, berkata: Ketika dia sedang membaca Al-Baqarah pada malam hari (dan kudanya terikat di sisinya) dan kudanya berjalan tiba-tiba kudanya gelisah dan berhenti, lalu dia melanjutkan membaca, kemudian kuda itu berjalan, kemudian kudanya menjadi gelisah dan berhenti. Kemudian dia melanjutkan membaca, lalu kudanya berjalan kemudian kuda itu pergi. Dan anaknya, Yahya berada dekat dengannya. Dia merasa khawatir bahwa Yahya akan terkena dampaknya, lalu ketika dia mengangkatnya, tinggi-tinggi namun dia tidak bisa elihat kuda itu. Ketika pagi tiba, dia bercerita kepada Nabi SAW tentang. Nabi SAW bersabda: "(Lanjutkanlah bacaanmu wahai Ibnu Hudhair" Dia menjawab, "Aku merasa khawatir terhadap Yahya, ya Rasulallah, dia berada tidak jauh dariku, lalu aku mengangkat kepalaku dan berpaling, lalu melihat ke langit, lalu terdapat hal yang menyerupai awan di pagi hari, kemudian aku pergi sehingga aku tidak dapat melihatnya." Nabi SAW bersabda: "Apakah kamu tahu apa itu?" Dia menjawab: "Tidak." Nabi bersabda:"Malaikat-malaikat itu mendekat karena suaramu. Jika kamu melanjutkan bacaanmu, mereka akan tampak oleh manusia dan tidak akan menyembunyikan diri"
"Dari Abu Umamah, berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Bacalah Al-Qur'an, karena Al-Qur'an akan menjadi penyelamat bagi orang yang membaanya di hari kiamat. Bacalah dua surah yang penuh dengan cahaya, yaitu Al-Baqarah dan Ali 'Imran, karena keduanya akan datang pada hari kiamat seakan-akan keduanya adalah dua awan atau dua kawanan burung yang melindungi orang-orang yang membacanya. Kemudian beliau bersabda: “Bacalah Al-Baqarah, karena melakukan itu merupakan suatu keberkahan dan meninggalkannya menyebabkan penyesalan, dan orang yang tidak mampu membacanya adalah orang yang rugi.
Keutamaan Al-Baqarah
Seluruh surah Al-Baqarah adalah surah Madaniyah, tidak ada yang berbeda pendapat. Al-Baqarah termasuk surah-surah awal yang diturunkan, tetapi firman Allah SWT dalam surah tersebut, (Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah...) (Al-Baqarah 281), Dikatakan bahwa ini adalah ayat terakhir yang diturunkan dalam Al-Qur'an. Dan ayat ini terkandung dalam Al-Baqarah. Begitu pula dengan ayat-ayat tentang riba termasuk ayat-ayat akhir yang diturunkan. Khalid bin Ma'dan menyebut Al-Baqarah mencakup (isi) Al-Qur'an.
Beberapa ulama mengatakan bahwa Al-Baqarah mencakup seribu berita, seribu perintah, dan seribu larangan"
Sisanya berkata,"Ayatnya berjumlah dua ratus delapan puluh tujuh ayat, kata-katanya di dalamnya adalah enam ribu seratus dua puluh satu kata, dan hurufnya berjumlah dua puluh lima ribu lima ratus huruf. Dan hanya Allah lebih Mengetahui.
Dari Ibnu Abbas, berkata: “surah Al-Baqarah diturunkan di Madinah”
Begitu juga para ulama’ dan mufasir tidak ada perbedaan pendapat tentang hal tersebut
Para mufasir berbeda pendapat terkait huruf-huruf muqata'ah di awal beberapa surah. Di antara mereka ada yang berkata bahwa huruf-huruf tersebut merupakan huruf yang hanya diketahui Allah, dan mereka membatasi pengetahuannya tentang hal tersebut sehingga mereka tidak menafsirkannya. Ibnu Qurtubi meriwayatkan hal ini dari Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, dan Ibnu Mas'ud semuanya setuju dengan pendapat ini. 'Amir Asy-Sya'bi, Sufyan Ats-Tsauri, dan Ar-Rabi' bin Khutsaim mengatakan tentang pendapat ini. Abu Hatim bin Hibban memilih pendapat ini. Di antara mereka ada yang menafsirkannya dan mereka berbeda pendapat tentang maknanya, Huruf-huruf ini disebutkan di awal-awal surah yang di dalamnya terdapat keterangan yang digunakan untuk menunjukkan keajaiban Al-Quran. Sesungguhnya para makhluk tidak mampu menandinginya dengan membuat sesuatu yang serupa, meskipun Al-Quran menggunakan huruf-huruf muqatha’ah yang mereka gunakan untuk berbincang-bincang. Fakhruddin ar-Razi menyebutkan madzhab ini dalam tafsirnya telah menyebutkan pendapat ini dan dikupulkan dari para pentahqiq. Al-Qurtubi juga telah menyebutkan dari Al-Farra’ dan Qutrub tentang hal ini, dan Az-Zamakyshari dalam kitabnya "tafsir Kasyaf" setuju dengan pendapat ini dan menyempurnakan pendapat ini. Pendapatnya diikuti Abu Al-Abbas Ahmad bin Abdul Halim Ibnu Taimiyah dan Imam Abu Al-Hajjaj Al-Mizzi. Pendapat ini dijelaskan kepada saya dari Abu Al-Abbas Ibnu Taimiyah. Az-Zamakhsyari berkata, “Tidak semua huruf-huruf itu diulang-ulang di awal Al-Quran, tetapi diulang untuk memberikan tantangan dan teguran. Sebagaimana banyak kisah yang diulang-ulang. Tantangan itu diulang dengan jelas di beberapa tempat. Dia berkata ada yang terdiri dari satu huruf, seperti firmanNya (Shad), (Nun), dan (Qaf), dua huruf, seperti (Ha Mim). tiga huruf, seperti (Alif Lam Mim), empat huruf seperti (Alif Lam Mim Ra’) dan (Alif Lam Mim Shad), dan lima huruf, seperti (Kaf Ha’ Ya’ ‘Ain Shad) dan (Ha Mim ‘Ain Sin Qaf) karena pola kalimat mereka terdiri dari huruf-huruf ini, yaitu satu huruf, dua huruf, tiga huruf, empat huruf, dan lima huruf, serta tidak lebih dari itu. Saya berkata, “Oleh karena itu setiap surah dibuka dengan beberapa huruf ini, sehingga di dalamnya harus disebutkan kemenangan Al-Qur’an, penjelasan tentang keajaiban dan keagungannya. Hal ini dapat diketahui dengan cara diamati. Ini terdapat di dua puluh sembilan surah. Allah SWT berfirman, ('Alif, Lam, Mim. Kitab ini tidak ada keraguan padanya...) (Surah Al-Baqarah: 1-2), ('Alif, Lam, Mim (1) Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya (2) Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya...) (Surah Ali 'Imran: 1-3). (Alif, Lam, Mim, Shad (1) Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu...' (Surah Al-A'raf: 1-2). (Alif Lam 'Ra, (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka,....) (Surah Ibrahim: 1) ('Alif, Lam, Mim (1) Turunnya Al-Quran yang tidak ada keraguan di dalamnya, (adalah) dari Tuhan semesta alam (2)) (Surah As-Sajdah). (Ha, Mim (1) Diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (2)) (Surah Fushilat). (Ha, Mim (1) 'Ain, Sin, Qaf (2) Demikianlah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, mewahyukan kepada kamu dan kepada orang-orang sebelum kamu (3) (Surah Asy-Syura) Dan ayat-ayat lain yang menunjukkan kebenaran pandangan mereka yang dianugerahi wawasan yang tajam. Hanya Allah lebih Mengetahui." Adapun siapa saja yang mengklaim bahwa huruf-huruf ini memberi petunjuk tentang beberapa periode dan dia mengambil kesimpulan tentang waktu-waktu terjadinya suatu peristiwa, bencana, dan pertempuran, maka sungguh dia telah mengklaim sesuatu bukan merupakan ranahnya, dan telah melampaui batasnya
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.