Surat Thaha ayat 93
Yaitu perintah Musa ‘alaihis salam kepadanya, “Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan." (lihat Al A’raaf: 142).
allā tattabi‘an, afa ‘aṣaita amrī
(sehingga) engkau tidak mengikuti aku? Apakah engkau telah (sengaja) melanggar perintahku?"
Yaitu perintah Musa ‘alaihis salam kepadanya, “Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan." (lihat Al A’raaf: 142).
Dan mengapa pula kamu tidak mengambil posisiku untuk memberikan nasihat sebagaimana yang telah aku katakan kepadamu?
Apakah kamu tidak mau mengikutiku pada apa yang telah aku percayakan kepadamu, atau apakah kamu sengaja mendurhakai perintahku?
Apakah engkau sengaja melanggar perintahku ketika menjadikanmu sebagai penggantiku untuk memimpin mereka?!
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
sehingga kamu tidak mengikutiku, lalu menyusulku dan meninggalkan mereka? Apakah kamu mendurhakai perintahku berkenaan dengan apa yang telah aku perintahkan kepadamu, yaitu menggantikanku dan mengadakan perbaikan setelah kepergianku?
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
92-93. Setelah kembali, Musa berkata: “Wahai Harun, apa yang menghalangimu saat terjadi kebathilan dan kekufuran terhadap Allah, bukankah kamu mengikutiku dalam berpegang teguh dalam membedakan kebenaran dan sesuatu yang dibenci oleh Allah. Apakah kamu mengingkari perintah yang telah kuberikan kepadamu untuk menegakkan agama dan melindunginya, saat kamu melihat mereka tersesat menyembah berhala, lalu kamu bisa berdiri di antara kaum yang tidak menyembah Allah SWT?”
Tidak ada teks untuk di-format. Silakan masukkan teks yang ingin Anda format menjadi Markdown.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Sehingga kamu mengikutiku menyusulku. Apakah kamu melanggar apakah kamu menentang perintahku.
Kemudian Musa mulai mencela Harun, saudaranya. Untuk itu ia mengatakan, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:
{مَا مَنَعَكَ اِذْ رَاَيْتَهُمْ ضَلُّوْٓا اَلَّا تَتَّبِعَنِ}
{#Apa yang menghalangi kamu ketika kamu melihat mereka telah sesat, (sehingga) kamu tidak mengikuti aku?#} (Tha Ha, [20:92]-[20:93])
Yaitu ceritakanlah kejadian ini kepadaku sejak semulanya.
{اَفَعَصَيْتَ اَمْرِيْ}
{#Maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku?#} (Tha Ha, [20:93])
Yakni terhadap apa yang telah aku pesankan kepadamu sebelumnya, yaitu apa yang telah disebutkan oleh Allah SWT melalui firman-Nya:
{اخْلُفْنِيْ فِيْ قَوْمِيْ وَاَصْلِحْ وَلَا تَتَّبِعْ سَبِيْلَ الْمُفْسِدِيْنَ}
{#Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan.#} (Al-A'raf, [7:142])
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Allah SWT memberitahukan tentang nabi Musa ketika kembali kepada kaumnya dan melihat perkara besar yang terjadi pada mereka. Maka saat itu nabi Musa penuh dengan kemurkaan, lalu dia melemparkan catatan-catatan ilahi yang ada di tangannya, dan memegang kepala saudaranya seraya menariknya.
Kemudian dia mulai mencela saudaranya, nabi Harun, dan berkata: (Apa yang menghalangi kamu ketika kamu melihat mereka telah sesat (92) (sehingga) kamu tidak mengikuti aku?) yaitu ceritakanlah kepadaku kejadian ini dari awal kejadiannya (Maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku?) yaitu terhadap apa yang aku sampaikan kepadamu, yaitu yang disebutkan dalam firmanNya: (Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan) (Surah Al-A'raf: 142)
dan (dia berkata,”Wahai putra ibuku) dia meminta belas kasihan dengan menyebut nama ibunya, padahal dia adalah saudara kandungnya, karena menyebut ibu di sini lebih lembut dan lebih penuh kasih sayang,
Oleh karena itu (Dia (Harun) menjawab, “Wahai putra ibuku! Janganlah engkau pegang janggutku dan jangan (pula) kepalaku. Aku sungguh khawatir engkau akan berkata (kepadaku), ‘Engkau telah memecah belah antara Bani Israil dan engkau tidak memelihara amanatku” (94))
Ini merupakan alasan nabi Harun kepada nabi Musa untuk tentang keterlambatannya sehingga dia tidak dapat menyusulnya, dan memberitahukan kepadanya tentang hal ini. Dan dia berkata (sesungguhnya aku khawatir) untuk mengikutimu; lalu aku memberitahumu tentang hal ini, lalu kamu berkata kepadaku,"Mengapa kamu meninggalkan mereka sendirian dan kamu memecah belah di antara mereka" (dan kamu tidak memelihara amanatku) yaitu kamu tidak memelihara apa yang aku perintahkan kepadamu saat aku menjadikanmu sebagai penggantiku untuk mereka
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
huruf Laa di sini Zaidah.
(Maka apakah kamu telah sengaja mendurhakai perintahku?)
disebabkan kamu tinggal diam di antara orang-orang yang menyembah selain Allah swt.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Dan mengapa pula kamu tidak mengambil posisiku untuk memberikan nasihat sebagaimana yang telah aku katakan kepadamu? Apakah kamu tidak mau mengikutiku pada apa yang telah aku percayakan kepadamu, atau apakah kamu sengaja mendurhakai perintahku?
20|94|Hârûn berkata kepada Mûsâ, Wahai putra ibuku, jangan tergesa-gesa memarahiku! Jangan kau pegang jenggot dan kepalaku! Aku benar-benar khawatir kalau aku bersikap keras kepada mereka lalu mereka terpecah menjadi beberapa kelompok, kamu akan berkata kepadaku, Kau telah memecah Banû Isrâ'îl dan tidak menggantikan aku di antara mereka sebagaimana yang aku percayakan kepadamu.
Melihat kesesatan kaumnya, Nabi Musa marah dan menegur Nabi Harun karena dianggap tidak mampu memimpin Bani Israil dengan baik. Sambil memegang kepala dan janggut saudaranya itu, dia berkata, "Wahai Harun! Allah mengutusmu untuk membantuku. Apa yang menghalangimu untuk menegur ketika engkau melihat mereka telah sesat dengan menyembah patung anak sapi? Apa yang menyebabkan engkau tidak mengikuti aku dalam berdakwah dan mengajak mereka untuk mengesakan Allah? Apakah engkau telah sengaja melanggar perintahku sehingga engkau membiarkan mereka sesat?"
Para ahli tafsir menjelaskan bahwa ayat ini menunjukan akan kemarahan Nabi Musa ‘alaihissalam. Seakan-akan Musa ‘alaihissalam berkata kepada Harun ‘alaihissalam, “Mengapa ketika mereka tidak mendengar nasehatmu lantas engkau tidak tinggalkan mereka kemudian menyusulku ke Tursina untuk mengabarkan aku? Biarkanlah mereka dengan sapi mereka, ikutilah aku serta bawalah orang-orang yang beriman kepadaku” (141 ). Sepertinya Musa memandang bahwa perginya Harun meninggalkan mereka (para penyembah sapi) untuk menyusul Musa akan menjadikan mereka terpukul dan akan menjadikan mereka meninggalkan perbuatan mereka(142 ).
Pendapat lain sebagian ahli tafsir bahwasanya seakan-akan Musa ‘alaihissalam berkata, “Mengapa engkau tidak mengikuti perintahku? Mengapa engkau tidak binasakan mereka karena perlakuan mereka melakukan kesyirikan?” (143 ).
Pada kenyataannya Nabi Harun ‘alaihissalam telah berusaha untuk menghalau mereka dari melakukan kesyirikan, akan tetapi mereka membangkang. Oleh karenanya Nabi Harun ‘alaihissalam berkata إِنَّ الْقَوْمَ اسْتَضْعَفُونِي وَكَادُوا يَقْتُلُونَنِي “sesungguhnya mereka telah menganggap aku lemah dan mereka hampir membunuhku.” (QS. Al-A’raf : 150). Ini menunjukkan bahwa Nabi Harun ‘alaihissalam telah berusaha menasehati dan menghalangi mereka dari kesyirikan, akan tetapi mereka membangkang terhadap Harun ‘alaihissalam. Hal ini dikarenakan Bani Israil berada pada kondisi yang kuat sedangkan Harun ‘alaihissalam pada saat itu lemah, sehingga Ia tidak mampu untuk melawan Bani Israil. Beda halnya dengan Nabi Musa ‘alaihissalam yang begitu kuat, Bani Israil sangat hormat dan tunduk padanya ‘alaihissalam.
Yakni apa yang menghalangimu untuk mengikutiku dan menyusulku ketika mereka terjerumus kedalam kesesatan dan musibah ini.
أَفَعَصَيْتَ أَمْرِى
Maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku?
Bagaimana kamu melanggar perintahku agar menyembah Allah dan menjauhi orang yang menyalahi agama-Nya dan mengapa kamu tetap tinggal bersama orang-orang yang menjadikan patung anak sapi itu sebagai tuhan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.