Ayat 55-57
Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang kafir, bahwa mereka masih tetap berada dalam keraguannya, yaitu dalam keraguan terhadap Al-Qur'an. Ibnu Jarir memilih pendapat ini.
Makna Kata
Sa'id bin Jubair dan Ibnu Zaid berkata bahwa makna (mengenai hal itu) yaitu terhadap godaan yang dimasukkan setan.
Makna Ayat
(hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba) Mujahid berkata bahwa maknannya adalah mendadak.
Qatadah berkata tentang firmanNya (secara mendadak) azab Allah yang menimpa suatu kaum secara mengejutkan. Tidak sekali-kali Allah mengazab suatu kaum, melainkan saat mereka sedang mabuk, terperdaya, dan kesenangan mereka. Jadi, janganlah terperdaya dengan nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kalian. Sesungguhnya tidak ada yang terperdaya nikmat Allah kecuali hanyalah orang-orang yang fasik.
Pelajaran dari Ayat
Firman Allah: (atau datang kepada mereka azab hari kiamat) yaitu hari Perang Badar. Demikian juga Mujahid, Qatadah, dan lainnya. Pendapat ini dipilih Ibnu Jarir. Ikrimah dan Mujahid berkata menurut riwayat dari keduanya bahwa itu adalah hari kiamat. Dan pendapat ini benar, sekalipun perang Badar termasuk di antara apa yang diancamkan Allah kepada mereka, tetapi inilah yang dimaksud. Oleh karena itu Allah berfirman: (Kekuasaan di hari itu ada pada Allah. Dia memberi keputusan di antara mereka) sebagaimana firmanNya: (Yang menguasai hari pembalasan (4)) (Surah Al-Fatihah)
Makna Ayat
(maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh) yaitu hati mereka beriman dan mereka membenarkan Allah dan RasulNya, serta mengamalkan apa yang telah mereka ketahui dan hati mereka sesuai dengan ucapan dan perbuatan mereka (berada di dalam surga yang penuh kenikmatan) yaitu bagi mereka kenikmatan yang abadi yang tidak akan berpindah dan tidak lenyap.
Makna Ayat
(Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami) yaitu hatinya kafir terhadap kebenaran, mengingkarinya, dan mendustakannya. Mereka menentang para rasul dan enggan mengikuti mereka (maka bagi mereka azab yang menghinakan) yaitu pembalasan dari kesombongan dan keberpalingan mereka terhadap kebenaran. Sebagaimana firmanNya SWT: (Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina) (Surah Al-Mu’min: 60) yaitu rendah
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.