Surat An-Nur ayat 14
Yakni karena kamu sudah berhak menerimanya. Akan tetapi, karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu, Dia mensyariatkan kepadamu tobat dan menjadikan hukuman sebagai penebus dosa.
wa lau lā faḍlullāhi ‘alaikum wa raḥmatuhū fid-dun-yā wal-ākhirati lamassakum fī mā afaḍtum fīhi ‘ażābun ‘aẓīm
Dan seandainya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, disebabkan oleh pembicaraan kamu tentang hal itu (berita bohong itu).
Yakni karena kamu sudah berhak menerimanya. Akan tetapi, karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu, Dia mensyariatkan kepadamu tobat dan menjadikan hukuman sebagai penebus dosa.
14-16. Allah mengolok orang-orang beriman yang ikut membincangkan tuduhan dusta ini:
“Kalaulah bukan karena karunia Allah dengan menjelaskan hukum-hukumnya, dan karena rahmat-Nya dengan tidak segera menyiksa di dunia, serta karena ampunan-Nya di akhirat bagi orang yang bertaubat; niscaya kalian akan tertimpa azab yang besar akibat kalian ikut memperbincangkan tuduhan dusta itu dan menyebarkan di antara kalian apa yang tidak benar.
Kalian menyangka itu adalah dosa kecil, padahal di sisi Allah itu termasuk dosa yang paling membinasakan.
Mengapa ketika kalian mendengarnya, kalian tidak mengingkarinya dan menjelaskan keharamannya serta menyatakan keheranan terhadap penyebaran tuduhan itu dengan mengucapkan tasbih kepada Allah akibat kedustaan besar yang diarahkan kepada istri Rasulullah.”
niscaya kalian telah tertimpa siksa yang amat keras karena melakukan tuduhan itu.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian semua, di mana kebaikan-Nya dalam agama dan dunia mencakup kalian semuanya, dan dengan tidak menyegerakan azab kepada kalian, menerima taubat orang-orang yang bertaubat di antara kalian, maka niscaya kalian akan ditimpakan azab yang dahsyat atas dosa yang sudah kalian perbuat.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
{وَلَوْلا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ}
"Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmatNya kepada kamu semua di dunia dan akhirat,"
di mana kebaikan Allah telah melingkupi kalian di dunia dan akhirat pada urusan agama dan dunia kalian
{لَمَسَّكُمْ فِيمَا أَفَضْتُمْ}
"niscaya kamu ditimpa karena pembicaraan kamu,"
maksudnya karena kalian larut (dalam pembicaraan itu)
{فِيهِ}
"di dalamnya,"
berkaitan de-ngan berita bohong itu
{عَذَابٌ عَظِيمٌ}
"azab yang besar,"
kalian pantas mendapatkannya disebabkan ucapan yang telah kalian katakan.
Akan tetapi, karena karunia Allah dan rahmatNya atas kalian, maka Dia mensyariatkan taubat atas kalian dan menjadikan hukuman sebagai pembersih dosa kalian.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Jika bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian di dunia dan akhirat, niscaya kalian ditimpa sungguh kalian ditimpa azab yang sangat berat karena apa yang kalian bahas panjang lebar kalian bicarakan berupa berita bohong itu.
{وَلَوْلَا فَضْلُ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهٗ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ}
{#Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian semua di dunia dan di akhirat.#} (An-Nur, [24:14])
Hai orang-orang yang mempergunjingkan perihal Siti Aisyah, yang karena itu tobat kalian dan permohonan ampun kalian kepada-Nya diterima di dunia ini dan Dia memaaf kalian berkat iman kalian bila kalian telah berada di kampung akhirat nanti.
{لَمَسَّكُمْ فِيْ مَآ اَفَضْتُمْ فِيْهِ عَذَابٌ عَظِيْمٌ}
{#niscaya kalian ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kalian tentang berita bohong itu.#} (An-Nur, [24:14])
Hal ini berkenaan dengan orang yang memiliki iman. Berkat keimanannya itu Allah menerima tobatnya, seperti Mistah, Hassan ibnu Sabit, dan Hamnah binti Jahsy (saudara perempuan Zainab binti Jahsy).
Adapun orang-orang yang mempergunjingkan berita ini dari kalangan orang-orang munafik, seperti Abdullah ibnu Ubay ibnu Salul dan teman-temannya; maka mereka bukanlah termasuk orang-orang yang dimaksudkan dalam ayat ini karena mereka tidak memiliki iman dan amal saleh yang dapat mengimbangi kesalahan mereka dan tidak pula sesuatu yang dapat menghapusnya.
Demikianlah perihal nas yang menyangkut ancaman (larangan) melakukan perbuatan tertentu, ia bersifat mutlak dan bersyarat. Konsekuensinya ialah tobat pelakunya tidak diterima, atau tobatnya diterima bila ia mempunyai amal saleh yang seimbang dengannya atau lebih berat daripada kesalahannya.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Allah SWT berfirman: (Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kalian semua di dunia dan di akhirat) Wahai orang-orang yang mempergunjingkan tentang Aisyah, yang karena itu taubat kalian kepadaNya diterima di dunia dan Dia memaafkan kalian karena keimanan kalian kepada rumah akhirat (niscaya kalian ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kalian tentang berita bohong itu) yaitu sesuatu yang dibuat-buat (azab yang agung) Hal ini terkait orang yang memiliki iman. Dengan itu Allah menerima taubatnya, seperti Misthah, Hassan bin Tsabit, dan Hamnah binti Jahsy, saudara perempuan Zainab binti Jahsy. Adapun orang-orang yang mempergunjingkan berita ini dari kalangan orang-orang munafik, seperti Abdullah bin Ubay bin Salul dan teman-temannya; maka mereka bukan termasuk orang-orang yang dimaksudkan dalam ayat ini karena mereka tidak memiliki iman dan amal shalih yang mengimbangi kesalahan mereka dan tidak sesuatu yang dapat menghapusnya. Demikianlah perkara yang menyangkut ancaman melakukan perbuatan tertentu, yang bersifat mutlak dan bersyarat, dengan tanpa adanya taubat, atau taubatnya diterima jika dia mempunyai amal shalih yang seimbang dengannya atau lebih berat daripada kesalahannya.
Kemudian Allah SWT berfirman: ( (Ingatlah) di waktu kalian menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut) Mujahid dan Sa'id bin Jubair berkata bahwa makna yang dimaksud adalah sebagian kalian membicarakannya dari yang lain, seseorang berkata,”Aku mendengar berita itu dari Fulan, kemudian Fulan beberkata demikian, dan orang lain dan seterusnya berkata demikian”. Sebagian ulama membaca "Taliqunahu bi alsinatikum" Disebutkan dalam hadits shahih Bukhari dari ‘Aisyah bahwa dia membaca ayat ini dengan bacaan itu. dia berkata bahwa kata itu berasal dari “walaqa al-lisan” yaitu perkataan dusta yang pelakunya terus berpegang kepadanya. Orang-orang Arab berkata, "Walaqa Fulan fis sairi" yaitu ketika dia meneruskan perjalanannya. Bacaan yang pertama lebih terkenal dan dianut oleh mayoritas ulama. Akan tetapi yang kedua diriwayatkan dari Aisyah.
Firman Allah: (dan kalian katakan dengan mulut kalian apa yang tidak kalian ketahui) yaitu kalian mengatakan apa yang tidak kalian ketahui. Kemudian Allah SWT berfirman: (dan kalian menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar) yaitu kalian mengatakan apa yang telah kalian katakan itu tentang ‘Aisyah, sedangkan kalian menganggapnya sebagai sesuatu yang ringan dan tidak berarti. Seandainya yang dijadikan bahan pergunjingan kalian itu bukan istri Nabi SAW, maka hal itu tetap bukan hal yang ringan, terlebih lagi dia adalah istri Nabi SAW yang merupakan pemimpin para nabi. Maka alangkah besar dosanya di sisi Allah jika ada sesuatu yang menyangkut diri istri Nabi dan RasulNya. Karena sesungguhnya Allah SWT cemburu dengan hal itu, sangat jauh dari kemungkinan jika ada istri seorang nabi yang melakukan hal itu. Terlebih lagi yang dijadikan pergunjingan itu adalah penghulu istri-istri para nabi, yaitu istri penghulu anak cucu nabi Adam, baik di dunia maupun akhirat. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (dan kalian menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
hai golongan yang menuduh (tentang berita bohong itu, azab yang besar) di akhirat kelak.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
niscaya kalian telah tertimpa siksa yang amat keras karena melakukan tuduhan itu.
Dan seandainya bukan karena karunia Allah sehingga Dia tidak menyegerakan siksa-Nya, dan seandainya pula tidak ada rahmat-Nya yang berlimpah kepadamu di dunia dengan menerima tobat kamu, dan di akhirat dengan mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya, niscaya kamu ditimpa azab yang besar disebabkan oleh pembicaraan kamu tentang hal bohong itu.
Tafsir ini kosong pada sumber data.
Yakni kalaulah bukan karena Aku telah memutuskan untuk memberi karunia kepada kalian di dunia yang diantaranya adalah menangguhkan azab, dan memberi kalian rahmat di akhirat dengan mengampuni kalian, niscaya Aku akan segera mengazab kalian akibat kebohongan yang kalian perbincangkan.
Namun dengan rahmat-Nya Allah menutupi kesalahan kalian di dunia dan memberi rahmat di akhirat bagi orang yang bertaubat.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.