Ayat 45-47
Makna Ayat
Ayat 45-47 ini adalah kabar gembira dari para malaikat kepada Maryam, bahwa akan ada dari dirinya seorang anak yang agung, yang memiliki tanggung jawab besar. Allah SWT berfirman: (ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya) yaitu dengan seorang anak yang kehadirannya diwujudkan dengan kalimat Allah, yaitu firmanNya: "jadilah" maka terjadilah hal itu. Ini adalah penjelasan terhadap firmanNya: (yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah) (Surah Ali 'Imran: 39), sebagaimana telah dijelaskan oleh mayoritas ulama atas sesuatu yang telah diuraikan sebelumnya (namanya Al Masih Isa putera Maryam) yaitu dia akan dikenal dengan nama ini di dunia, yang akan diketahui oleh orang-orang mukmin dengan nama tersebut. Al-Masih disebut demikian. Sebagian ulama’ salaf karena kerap melakukan perjalanan panjang. Dikatakan bahwa dia disebut demikian karena dia sering membersihkan dua kakinya. Dikatakan bahwa karena dia membersihkan salah satu orang yang cacat, orang itu sembuh dengan izin Allah SWT. Firman Allah SWT (Isa putera Maryam) dia dinisbatkan kepada ibunya karena dia tidak memiliki ayah. (seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan) yaitu dia memiliki kedudukan dan tempat di sisi Allah di dunia melalui apa yang diwahyukan Allah kepadanya berupa syariat dan diturunkan kepadanya berupa kitab serta hal-hal lain yang diberikan Allah kepadanya. Dan di akhirat, dia akan memberi syafaat di sisi Allah bagi orang-orang yang diberi izin oleh Allah untuk menerima syafa'atnya, sehingga akan diterima oleh Allah sebagai tauladan sebagaimana saudara-saudaranya di antara para nabi ulul azmi. Semoga shalawat dan salam Allah selalu tercurah kepada mereka semua.
Makna Ayat Lanjutan
Firman Allah (dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa) yaitu dia akan mengajak manusia untuk beribadah kepada Allah semata tanpa ada sekutu bagiNya dalam kondisi bayinya, sebagai bentuk mukjizat. Begitu juga dalam keadaan dia dewasa, ketika Allah akan memberinya wahyuuntuk itu. (dan dia adalah termasuk orang-orang yang saleh) yaitu dalam perkataan dan perbuatannya. Dia memiliki pengetahuan yang benar dan amal shalih.
Hadits Nabi SAW
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, beliau bersabda: "Tidak ada yang berbicara di dalam buaian kecuali tiga orang, yaitu nabi Isa, seorang anak pada zaman Juraij, dan seorang anak lainnya" Ketika Maryam mendengar kabar gembira dari malaikat tentang hal itu dari Allah, dia berkata dalam doanya: (Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun) Dia berkata,” bagaimana bisa anak ini lahir dariku, sedangkan aku tidak memiliki suami, dan aku tidak memiliki keteguhan untuk menikah, aku juga bukan seorang pelacur, semoga Allah melindungiku dari hal itu. Lalu malaikat dari Allah memberikan jawaban atas pertanyaannya itu (Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya) yaitu Demikian perkara Allah yang agung, dimana tidak ada yang bisa melemahkanNya, dan diterangkan disini dengan firmanNya (menciptakan apa yang dikehendaki-Nya) Dia tidak berfirman, “melakukan” sebagaimana dalam kisah nabi Zakariya, namun disini Allah menjelaskan bahwa Dia menciptakan agar tidak ada keraguan bagi orang yang berniat melakukan kebathilan. Allah juga menegaskan dengan firmanNya: (Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia) yaitu bahwa kejaadian sesuatu tidak akan terlambat, namun aka nada penyebaab terjadinya hal itu tanpa ada penundaan, sebagaimana firmanNya (Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata (50)) (Surah Al-Qamar) Sesungguhnya Kami memerintahkan sekali, bukan dua kali dalam hal itu, seketika hal itu ada dengan cepat sekejap mata.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.