Ayat 22-24
Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang orang yang berserah diri kepada Allah, yaitu ikhlas dalam beramal dan tunduk kepada perintahNya serta mengikuti syariatNya. Oleh karena itu Allah berfirman: (sedangkan dia orang yang berbuat kebaikan) yaitu dalam amalnya dengan mengikuti apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang (maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh) yaitu, sungguh dia mengambil janji yang kuat dari Allah bahwa Dia tidak akan mengazabnya.
Makna Ayat
(Dan hanya kepada Allahlah kesudahan segala urusan (22) Dan barangsiapa kafir, maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu) yaitu wahai Muhammad, janganlah bersedih hati atas kekafiran mereka kepada Allah dan kepada apa yang kamu sampaikan kepada mereka. Sesungguhnya takdir Allah pasti dilaksanakan terhadap mereka, dan hanya kepada Allah tempat mereka kembali, lalu Kami akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan, yakni Allah akan membalas mereka atas hal itu (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati) yaitu tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagiNya.
Makna Ayat Lanjutan
Kemudian Allah SWT berfirman: (Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar) di dunia (kemudian Kami paksa mereka) kami memaksa mereka ((masuk) ke dalam siksa yang keras) yaitu siksaan yang mengerikan, sulit, berat bagi jiwa, sebagaimana Allah SWT berfirman (Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung." (69) (Bagi mereka) kesenangan (sesaat) ketika di dunia, selanjutnya kepada Kamilah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka azab yang berat, karena kekafiran mereka (70)) (Surah Yunus)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.