Makna Ayat
Ayat ini pembicaraannya ditujukan kepada kaum musyrikin Arab. Di dalam ayat ini Allah ﷻ menyebutkan dua perkara:
Pertama
Allah ﷻ menjelaskan bahwasanya Allah ﷻ tidak pernah menurunkan kepada Quraisy kitab-kitab suci yang mereka pelajari. Berbeda halnya dengan Bani Israil, Allah ﷻ telah menurunkan kepada mereka kitab Taurat, Zabur, dan Injil.
Kedua
Allah ﷻ tidak pernah mengutus seorang rasul pun kepada orang-orang Quraisy sebelum Nabi Muhammad ﷺ. Berbeda halnya dengan Bani Israil yang Allah ﷻ telah banyak mengutus nabi-nabi kepada mereka sebelum mereka.
Tafsir Ayat
Para ulama berbeda pendapat tentang tafsir ayat ini. Secara umum ada dua pendapat:
Pertama
Jika perkaranya demikian, maka orang-orang musyrikin Quraisy tidak berhak untuk mencela Nabi Muhammad ﷺ dan Al-Qur'an. Mengapa mereka tidak berhak untuk mencela Nabi Muhammad ﷺ dan Al-Qur'an? Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki dasar apa pun. Mereka tidak pernah mempelajari kitab suci apa pun dan tidak pernah datang rasul sebelumnya yang memperingatkan mereka. Seandainya celaan itu datang dari Bani Israil maka hal itu mungkin saja bisa dipertimbangkan, karena memiliki kitab dan telah datang rasul kepada mereka.
Kedua
Jika perkaranya demikian, maka seharusnya orang-orang musyrik Quraisy bergembira dengan diutusnya Nabi Muhammad ﷺ kepada mereka. Mengapa mereka harus bergembira? Hal ini dikarenakan sebelumnya tidak ada kitab suci yang diturunkan kepada mereka, kemudian Allah ﷻ memilih salah seorang dari mereka untuk diturunkan kitab suci kepadanya. Juga Allah ﷻ telah mengangkat salah seorang dari kalian menjadi seorang rasul. Seharusnya hal ini membuat mereka gembira, bukan malah mencela Nabi Muhammad ﷺ dan Al-Qur'an. (169)
Kesimpulan
Kedua tafsiran ini tidak bertentangan. Oleh karenanya, sebagian ulama mengatakan bolehnya membawa makna ayat ini kepada kedua tafsiran ini. Dari satu sisi mereka tidak berhak mencela Nabi Muhammad ﷺ dan Al-Qur'an. Juga dari sisi yang lainnya seharusnya mereka gembira dengan adanya Nabi Muhammad ﷺ yang akan menyebarkan cahaya di alam semesta dan menaklukkan jazirah Arab.