Ayat 65-70
Allah SWT berfirman seraya memerintahkan kepada RasulNya SAW agar berkata kepada orang-orang musyrik dan mendustakan rasul-Nya, bahwa sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan dan aku tidak seperti yang kalian duga (dan sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan) yaitu hanya Dia semata yang mengalahkan dan memaksa segala sesuatu (Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya) yaitu, Dia adalah Dzat yang merajai dan mengatur semuanya (Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun) yaitu Maha Pengampun, dengan keagungan dan keperkasaan-Nya.
(Katakanlah, 'Berita itu adalah berita yang besar” (67)) yaitu berita besar dan perkara yang jelas itu adalah pengutusan Allah kepadaku untuk menyampaikan risalah kepada kalian (yang kamu berpaling darinya (68)) yaitu mereka lalai darinya. Mujahid, Syuraih Al-Qadhi, dan As-Suddi berkata tentang firman-Nya: (Katakanlah, "Berita itu adalah berita yang Besar” (67)) yaitu Al-Qur'an.
Firman Allah: (Aku tiada mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang al-mala’ul a'la (malaikat) itu ketika mereka berbantah-bantahan (69)) yaitu seandainya tidak ada wahyu, maka dari manakah aku dapat mengetahui perselisihan yang terjadi di kalangan “al-mala'ul a'la”, yaitu tentang nabi Adam dan pembangkangan iblis dari bersujud kepadanya, serta tentang alasan iblis kepada Tuhannya karena Dia lebih mengutamakan nabi Adam daripada dirinya. Bantah-bantahan ini adalah bantah-bantahan yang disebutkan di dalam Al-Qur'an, yang dijelaskan setelah ini yaitu dalam firman-Nya SWT:
Makna Ayat
Firman Allah SWT di atas menjelaskan bahwa Dia tidak memiliki pengetahuan sedikit pun tentang perselisihan di kalangan malaikat ketika mereka berbantah-bantahan. Ini menunjukkan bahwa Allah SWT tidak memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang terjadi di dunia, tetapi Dia memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang akan terjadi di masa depan.
Pelajaran dari Ayat
Ayat ini mengajarkan kita tentang pentingnya memahami dan mengerti tentang kebenaran. Allah SWT tidak memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang terjadi di dunia, tetapi Dia memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Ini menunjukkan bahwa kita harus selalu berusaha untuk memahami dan mengerti tentang kebenaran, dan tidak pernah menyangkal atau meragukan tentang kebenaran yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Makna Kata
- Pemberi peringatan: Allah SWT adalah pemberi peringatan kepada manusia untuk beriman dan bertakwa kepada-Nya.
- Maha Esa: Allah SWT adalah Tuhan yang satu dan tidak ada Tuhan lain selain-Nya.
- Maha Mengalahkan: Allah SWT adalah Tuhan yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mengalahkan segala sesuatu.
- Dzat yang merajai dan mengatur semuanya: Allah SWT adalah Tuhan yang memiliki kekuasaan dan kemampuan untuk merajai dan mengatur segala sesuatu.
- Maha Perkasa lagi Maha Pengampun: Allah SWT adalah Tuhan yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mengampuni dosa-dosa manusia.
- Al-Qur'an: Al-Qur'an adalah kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup bagi manusia.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.