Makna kata
{اﻟﺬﻳﻦ ﻳﺘﺒﻌﻮﻥ اﻟﺸﻬﻮاﺕ} llazdina yattabi’unasy syahawat: orang-orang yang memperturutkan hawa nafsunya dari kaum Yahudi, Nasrani, Majusi dan para pelaku zina.
{ﺃﻥ ﺗﻤﻴﻠﻮا ﻣﻴﻼ ﻋﻈﻴﻤﺎ} an yamiiluu mailan ‘azhima: tergelincir dari jalan yang suci murni menuju jalan yang kotor dan keruh dengan melakukan pernikahan yang haram ataupun yang selainnya, menjadi jauh dari petunjuk Allah jauh sekali.
Makna ayat
Lantas pada ayat 27, mencakup kabar bahwa Allah menginginkan dengan adanya penjelasan halal dan haram di dalam berbagai macam pernikahan dan hal selain pernikahan agar kaum mukminin kembali dari kehidupan yang kotor dan bejat yang mana orang terdahulu telah hidup sebelum datangnya Islam menuju jalan yang suci dan baik dalam naungan syariat yang adil dan penuh kasih sayang.
Adapun orang yang mengikuti keinginan hawa nafsunya dari kalangan pezina, Nasrani dan setiap yang menyimpang dari jalan petunjuk, sesungguhnya merekalah yang menginginkan kaum mukminin menjadi melenceng seperti mereka, memanjakan diri dalam gelimang ‘kenikmatan’ dan syahwat binatang sampai-sampai kaum mukminin menjadi seperti mereka dan tiada kebaikannya sama sekali. Sekarang, tak adalah hak bagi mereka petunjuk dan arahan. Ini adalah makna dari ayat 27.
Pelajaran dari ayat
• Rahmat Allah dalam bentuk penyucian kepada kaum mukminin dari kebejatan dan kesesatan jahiliyah.
• Kupas tuntas tentang kepribadian manusia, yang mana pezina menginginkan seluruh umat manusiapun ikut berzina dan orang yang menyimpang pun begitu adanya, berkehendak agar semua pun ikut tersesat. Begitu adanya, setiap yang bergelimang di dalam kebejatan, keburukan atau kerusakan. Seperti halnya orang yang bersih pun akan suka dan berusaha memperbaiki keadaan manusia.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Catatan Kata
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Catatan Paragraf
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.