Makna Tidak Menggunjing Orang Lain
Perintah Allah SWT
Allah SWT melarang hamba-hamba-Nya yang beriman dari banyak berprasangka buruk, yakni mencurigai keluarga dan kaum kerabat serta orang lain dengan tuduhan yang buruk yang bukan pada tempatnya. Karena sesungguhnya sebagian dari hal tersebut merupakan hal yang murni dosa, untuk itu hendaklah hal tersebut dijauhi secara keseluruhan sebagai tindakan preventif.
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Jangan sekali-kali kamu mempunyai prasangka terhadap suatu kalimat yang keluar dari lisan saudaramu yang mukmin melainkan hanya kebaikan belaka, sedangkan kamu masih mempunyai jalan untuk memahaminya dengan pemahaman yang baik."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kamu mempunyai prasangka buruk, karena sesungguhnya prasangka yang buruk itu adalah berita yang paling dusta; janganlah kamu saling memata-matai, janganlah kamu saling mencari-cari kesalahan, janganlah kamu saling menjatuhkan, janganlah kamu saling mendengki, janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling berbuat makar, tetapi jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kalian saling memutuskan persaudaraan, janganlah kamu saling menjatuhkan, janganlah kamu saling membenci, dan janganlah kamu saling mendengki, tetapi jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak dihalalkan bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Ada tiga perkara yang ketiganya memastikan bagi umatku, yaitu tiyarah, dengki, dan buruk prasangka."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa yang menutupi aurat orang mukmin, maka seakan-akan (pahalanya) sama dengan orang yang menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup dari kuburnya."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya bila kamu menelusuri aurat orang lain, berarti kamu rusak mereka."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya seorang amir itu apabila mencari-cari kesalahan rakyatnya, berarti dia membuat mereka rusak."
Perintah Allah SWT
Allah SWT melalui firman-Nya: "Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kalian menggunjing orang-orang muslim dan jangan pula menelusuri aurat mereka. Karena sesungguhnya barang siapa yang menelusuri aurat saudaranya, maka Allah akan membalas menelusuri auratnya. Dan barang siapa yang auratnya ditelusuri oleh Allah, maka Dia akan mempermalukannya di dalam rumahnya."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Hai orang-orang yang beriman dengan lisannya, tetapi iman masih belum meresap ke dalam hatinya, janganlah kalian menggunjing orang-orang muslim, dan jangan pula menelusuri aurat mereka (mencari-cari kesalahan mereka). Karena sesungguhnya barang siapa yang gemar menelusuri aurat orang-orang muslim, maka Allah akan menelusuri auratnya. Dan barang siapa yang auratnya telah ditelusuri oleh Allah, maka Allah akan mempermalukannya, sekalipun ia berada di dalam tandunya."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa yang memakan (daging) seorang muslim (yakni menggunjingnya) sekali makan (gunjing), maka sesungguhnya Allah akan memberinya makanan yang semisal di dalam neraka Jahanam. Dan barang siapa yang memakaikan suatu pakaian terhadap seorang muslim (yakni menghalalkan kehormatannya), maka Allah akan memakaikan kepadanya pakaian yang semisal di dalam neraka Jahanam. Dan barang siapa yang berdiri karena ria dan pamer terhadap seseorang, maka Allah akan memberdirikannya di tempat pamer dan ria kelak di hari kiamat."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Mengapa mereka memakan daging orang lain (menggunjing orang lain) dan menjatuhkan kehormatan orang-orang lain?"
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya kamu berdua telah mendapat lauk pauk dari Salman karena gunjinganmu (terhadapnya)."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa yang memakan daging saudaranya sewaktu di dunia (yakni menggunjingnya), maka disuguhkan kepadanya daging saudaranya itu kelak di akhirat, lalu dikatakan kepadanya, 'Makanlah ini dalam keadaan mati sebagaimana engkau memakannya dalam keadaan hidup.'"
Perintah Allah SWT
Allah SWT melalui firman-Nya: "Dan bertakwalah kepada Allah."
Perintah Allah SWT
Allah SWT melalui firman-Nya: "Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kamu mempunyai prasangka terhadap suatu kalimat yang keluar dari lisan saudaramu yang mukmin melainkan hanya kebaikan belaka, sedangkan kamu masih mempunyai jalan untuk memahaminya dengan pemahaman yang baik."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kamu mempunyai prasangka buruk, karena sesungguhnya prasangka yang buruk itu adalah berita yang paling dusta; janganlah kamu saling memata-matai, janganlah kamu saling mencari-cari kesalahan, janganlah kamu saling menjatuhkan, janganlah kamu saling mendengki, janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling berbuat makar, tetapi jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kalian saling memutuskan persaudaraan, janganlah kamu saling menjatuhkan, janganlah kamu saling membenci, dan janganlah kamu saling mendengki, tetapi jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak dihalalkan bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Ada tiga perkara yang ketiganya memastikan bagi umatku, yaitu tiyarah, dengki, dan buruk prasangka."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa yang menutupi aurat orang mukmin, maka seakan-akan (pahalanya) sama dengan orang yang menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup dari kuburnya."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya bila kamu menelusuri aurat orang lain, berarti kamu rusak mereka."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya seorang amir itu apabila mencari-cari kesalahan rakyatnya, berarti dia membuat mereka rusak."
Perintah Allah SWT
Allah SWT melalui firman-Nya: "Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kalian menggunjing orang-orang muslim dan jangan pula menelusuri aurat mereka. Karena sesungguhnya barang siapa yang menelusuri aurat saudaranya, maka Allah akan membalas menelusuri auratnya. Dan barang siapa yang auratnya ditelusuri oleh Allah, maka Dia akan mempermalukannya di dalam rumahnya."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Hai orang-orang yang beriman dengan lisannya, tetapi iman masih belum meresap ke dalam hatinya, janganlah kalian menggunjing orang-orang muslim, dan jangan pula menelusuri aurat mereka (mencari-cari kesalahan mereka). Karena sesungguhnya barang siapa yang gemar menelusuri aurat orang-orang muslim, maka Allah akan menelusuri auratnya. Dan barang siapa yang auratnya telah ditelusuri oleh Allah, maka Allah akan mempermalukannya, sekalipun ia berada di dalam tandunya."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa yang memakan (daging) seorang muslim (yakni menggunjingnya) sekali makan (gunjing), maka sesungguhnya Allah akan memberinya makanan yang semisal di dalam neraka Jahanam. Dan barang siapa yang memakaikan suatu pakaian terhadap seorang muslim (yakni menghalalkan kehormatannya), maka Allah akan memakaikan kepadanya pakaian yang semisal di dalam neraka Jahanam. Dan barang siapa yang berdiri karena ria dan pamer terhadap seseorang, maka Allah akan memberdirikannya di tempat pamer dan ria kelak di hari kiamat."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Mengapa mereka memakan daging orang lain (menggunjing orang lain) dan menjatuhkan kehormatan orang-orang lain?"
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya kamu berdua telah mendapat lauk pauk dari Salman karena gunjinganmu (terhadapnya)."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa yang memakan daging saudaranya sewaktu di dunia (yakni menggunjingnya), maka disuguhkan kepadanya daging saudaranya itu kelak di akhirat, lalu dikatakan kepadanya, 'Makanlah ini dalam keadaan mati sebagaimana engkau memakannya dalam keadaan hidup.'"
Perintah Allah SWT
Allah SWT melalui firman-Nya: "Dan bertakwalah kepada Allah."
Perintah Allah SWT
Allah SWT melalui firman-Nya: "Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kamu mempunyai prasangka terhadap suatu kalimat yang keluar dari lisan saudaramu yang mukmin melainkan hanya kebaikan belaka, sedangkan kamu masih mempunyai jalan untuk memahaminya dengan pemahaman yang baik."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kamu mempunyai prasangka buruk, karena sesungguhnya prasangka yang buruk itu adalah berita yang paling dusta; janganlah kamu saling memata-matai, janganlah kamu saling mencari-cari kesalahan, janganlah kamu saling menjatuhkan, janganlah kamu saling mendengki, janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling berbuat makar, tetapi jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kalian saling memutuskan persaudaraan, janganlah kamu saling menjatuhkan, janganlah kamu saling membenci, dan janganlah kamu saling mendengki, tetapi jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak dihalalkan bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Ada tiga perkara yang ketiganya memastikan bagi umatku, yaitu tiyarah, dengki, dan buruk prasangka."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa yang menutupi aurat orang mukmin, maka seakan-akan (pahalanya) sama dengan orang yang menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup dari kuburnya."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya bila kamu menelusuri aurat orang lain, berarti kamu rusak mereka."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya seorang amir itu apabila mencari-cari kesalahan rakyatnya, berarti dia membuat mereka rusak."
Perintah Allah SWT
Allah SWT melalui firman-Nya: "Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Janganlah kalian menggunjing orang-orang muslim dan jangan pula menelusuri aurat mereka. Karena sesungguhnya barang siapa yang menelusuri aurat saudaranya, maka Allah akan membalas menelusuri auratnya. Dan barang siapa yang auratnya ditelusuri oleh Allah, maka Dia akan mempermalukannya di dalam rumahnya."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Hai orang-orang yang beriman dengan lisannya, tetapi iman masih belum meresap ke dalam hatinya, janganlah kalian menggunjing orang-orang muslim, dan jangan pula menelusuri aurat mereka (mencari-cari kesalahan mereka). Karena sesungguhnya barang siapa yang gemar menelusuri aurat orang-orang muslim, maka Allah akan menelusuri auratnya. Dan barang siapa yang auratnya telah ditelusuri oleh Allah, maka Allah akan mempermalukannya, sekalipun ia berada di dalam tandunya."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa yang memakan (daging) seorang muslim (yakni menggunjingnya) sekali makan (gunjing), maka sesungguhnya Allah akan memberinya makanan yang semisal di dalam neraka Jahanam. Dan barang siapa yang memakaikan suatu pakaian terhadap seorang muslim (yakni menghalalkan kehormatannya), maka Allah akan memakaikan kepadanya pakaian yang semisal di dalam neraka Jahanam. Dan barang siapa yang berdiri karena ria dan pamer terhadap seseorang, maka Allah akan memberdirikannya di tempat pamer dan ria kelak di hari kiamat."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Mengapa mereka memakan daging orang lain (menggunjing orang lain) dan menjatuhkan kehormatan orang-orang lain?"
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya kamu berdua telah mendapat lauk pauk dari Salman karena gunjinganmu (terhadapnya)."
Perintah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Barang siapa yang memakan daging saudaranya sewaktu di dunia (yakni menggunjingnya), maka disuguhkan kepadanya daging saudaranya itu kelak di akhirat, lalu dikatakan kepadanya, 'Makanlah ini dalam keadaan mat
Makna Hadis
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnul Hajjaj, telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Ayyub, dari Abdullah ibnu Sulaiman, bahwa Ismail ibnu Yahya Al-Mu'afiri pernah menceritakan kepadanya bahwa Sahl ibnu Mu'az ibnu Anas Al-Juhani telah menceritakan kepadanya dari ayahnya, dari Nabi SAW yang telah bersabda:
{مَنْ حَمٰى مُؤْمِنًا مِنْ مُنَافِقٍ يَعِيْبُهٗ بَعَثَ اللّٰهُ اِلَيْهِ مَلَكًا يَحْمِيْ لَحْمَهٗ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ. وَمَنْ رَمٰى مُؤْمِنًا بِشَيْءٍ يُرِيْدُ شَيْنَهٗ حَبَسَهُ اللّٰهُ عَلٰى جِسْرِ جَهَنَّمَ حَتّٰى يَخْرُجَ مِمَّا قَالَ}
{#Barang siapa yang membela seorang mukmin dari orang munafik yang menggunjingnya, maka Allah mengirimkan malaikat kepadanya untuk melindungi dagingnya kelak di hari kiamat dari api neraka Jahanam. Dan barang siapa yang menuduh seorang mukmin dengan tuduhan yang ia maksudkan mencacinya, maka Allah menahannya di jembatan neraka Jahanam hingga ia mencabut kembali apa yang dituduhkannya itu.#}
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Abu Daud melalui hadis Abdullah ibnul Mubarak dengan sanad dan lafaz yang semisal.
Makna Hadis Lain
Abu Daud mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnus Sabah, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Maryam telah menceritakan kepada kami Al-Lais, telah menceritakan kepadaku Vahya ibnu Sahm, dia pernah mendengar Ismail ibnu Basyir mengatakan bahwa ia pernah mendengar Jabir ibnu Abdullah dan Abu Talhah ibnu Sahl Al-Ansanrimengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
{مَا مِنْ امْرِئٍ يَخْذُلُ امْرَأً مُسْلِمًا فِيْ مَوْضِعٍ تُنْتَهَكُ فِيْهِ حُرْمَتُهٗ وَيُنْتَقَصُ فِيْهِ مِنْ عِرْضِهٖ اِلَّا خَذَلَهُ اللّٰهُ فِيْ مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيْهِ نُصْرَتَهٗ وَمَا مِنْ امْرِئٍ يَنْصُرُ مُسْلِمًا فِيْ مَوْضِعٍ يُنْتَقَصُ فِيْهِ مِنْ عِرْضِهٖ وَيُنْتَهَكُ فِيْهِ مِنْ حُرْمَتِهٖ اِلَّا نَصَرَهُ اللّٰهُ فِيْ مَوْطِنٍ يُحِبُّ نُصْرَتَهٗ}
{#Tidaklah seseorang menghina seorang muslim di suatu tempat yang menyebabkan kehormatannya dilecehkan dan harga dirinya direndahkan, melainkan Allah SWT akan balas menghinanya pada suatu tempat yang ia sangat memerlukan pertolongan-Nya. Dan tidaklah seseorang membela seorang muslim di suatu tempat yang menyebabkan harga diri dan kehormatannya direndahkan, melainkan Allah akan menolongnya pada suatu tempat yang ia sangat memerlukan pertolongan-Nya.#}
Imam Abu Daud meriwayatkan hadis ini secara munfarid (tunggal)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.