Makna Kata Ikrām
Dengan kata lain, dapat disebutkan bahwa Dia berhak untuk diagungkan dan karenanya tidak boleh durhaka terhadap-Nya. Dia Mahamulia dan karena itu Dia berhak untuk disembah. Dia berhak untuk disyukuri semua nikmat-Nya, maka tidak boleh diingkari, dan Dia berhak untuk selalu diingat dan tidak boleh dilupakan.
Makna Ayat
Ibnu Abbas telah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: {#Yang Mempunyai kebesaran dan karunia.#} (Ar-Rahman, [55:78]) Yakni Yang mempunyai keagungan dan kebesaran.
Pelajaran dari Ayat
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Daud, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnu Sabit ibnu Sauban, dari Umair ibnu Hani', dari Abul Azra, dari Abu Darda yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{اَجِلُّوا اللّٰهَ يَغْفِرْ لَكُمْ}
{#"Agungkanlah Allah, niscaya kalian akan diberi ampunan."#}
Dalam hadis lain disebutkan:
{اِنَّ مِنْ اِجْلَالِ اللّٰهِ اِكْرَامَ ذِى الشَّيْبَةِ الْمُسْلِمِ وَذِى السُّلْطَانِ وَحَامِلِ الْقُرْاٰنِ غَيْرِ الْغَالِيْ فِيْهِ وَلَا الْجَافِيْ عَنْهُ}
{#"Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah ialah memuliakan orang muslim yang beruban (berusia lanjut), penguasa, dan orang yang hafal Al-Qur'an, tetapi tidak mempunyai (pemahaman) yang berlebihan padanya dan tidak pula (berpemahaman) yang menjauh darinya."#}
Hadis-Hadis Lain
Al-Hafiz Abu Ya'la mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Yusuf Al-Harbi, telah menceritakan kepada kami Mu'ammal ibnu Ismail, telah menceritakan kepada kami Hammad, telah menceritakan kepada kami Humaid At-Tawil, dari Anas, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
{اَلِظُّوْا بِيَا ذَا الْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ}
{#"Kobarkanlah (dirimu dengan banyak membaca) Yā dzal jalāli wal ikrām (Ya Tuhan Yang mempunyai keagungan dan karunia)."#}
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Turmuzi, dari Mahmud ibnu Gailan, dari Mu-ammal ibnu Ismail, dari Hammad ibnu Salamah dengan sanad yang sama. Kemudian Abu Ya'la mengatakan bahwa dalam sanad ini Mu-ammal melakukan kekeliruan, sanad ini garib dan tidak dikenal. Sesungguhnya hadis ini hanya diriwayatkan dari Hammad ibnu Salamah, dari Humaid, dari Al-Hasan dan Nabi SAW
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnul Mubarak, dari Yahya ibnu Hassan Al-Maqdisi, dari Rabi'ah ibnu Amir yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
{اَلِظُّوْا بِيَا ذَا الْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ}
{#"Kobarkanlah (dirimu) dengan (membaca) Yā dzal jalāli wal ikrām (Ya Tuhan Yang mempunyai kebesaran dan karunia)."#}
Imam Nasai meriwayatkannya melalui hadis Abdullah ibnul Mubarak dengan sanad yang sama.
Makna Aliza Fulanun bi Fulanin
Al-Jauhari mengatakan bahwa makna Aliza Fulanun bi Fulanin artinya si Fulan selalu menetapi si Fulan. Ibnu Mas'ud mengatakan bahwa makna hadis ini ialah bacalah selalu kalimat ini. Al-ilzaz artinya mendesak.
Kesimpulan
Menurut hemat kami, kedua pengertian tersebut berdekatan dengan yang lainnya, hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui. Kesimpulannya ialah anjuran untuk terus-menerus membaca kalimah ini dan menetapinya serta memohon dengan mendesak dengan menyebutkan asma Allah ini.
Hadis Lain
Di dalam kitab Sahih Muslim dan kitab keempat sunan telah disebutkan melalui hadis Abdullah ibnul Haris, dari Aisyah RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW apabila telah bersalam dari salatnya tidak segera duduk melainkan sesudah membaca doa berikut:
{اللهم اَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ}
{#Ya Allah, Engkau Maha Sejahtera dan dari Engkaulah semua kesejahteraan, Mahasuci Engkau, wahai Tuhan Yang mempunyai kebesaran dan karunia.#}
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.