Makna Ayat
Adapun makna وَالْإِيْمَانَ disini ada 3 pendapat dari para ulama untuk mengapa posisinya “manshub” (berharakat fathah):
Asal Kata
Pertama, asal kata dari kalimat tersebut adalah:
وَالَّذِيْنَ تَبَوَّءُوْا الدَّارَ وَتَبَوَّءُوْا الإِيْمَانَ
Yakni orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan menempati keimanan.
Asal Kalimat
Kedua, asal kalimatnya ada kata yang tersembunyi yang aslinya:
وَالَّذِيْنَ تَبَوَّءُوْا الدَّارَ وَأَخْلَصُوْا الإِيْمَانَ
Yakni orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan mengikhlaskan keimanan mereka.
Makna Huruf وَ
Ketiga, huruf وَ dalam kata وَالْإِيْمَانَ makna huruf وَ disini adalah “ma’iyyah” yakni maknanya adalah:
وَالَّذِيْنَ تَبَوَّءُوْا الدَّارَ وَالإِيْمَان
Yakni orang-orang yang telah tinggal di kota Madinah dalam kondisi beriman sebelum kaum Muhajirin datang.
Makna Ayat
Kemudian Allah memuji kaum Anshar yang sifat mereka adalah
يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا
“… mereka (Anshor) ‘mencintai’ orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshar) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin)…”.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Kisah Sa’ad bin Rabii’
Dalam tafsir ayat ini, para ulama membawakan dua kisah yang terkenal. Yang pertama : kisah Sa’ad bin Rabii’ dengan Abdurrahman bin Auf dimana Sa’ad, dimana Saád bin Robi’ berkata kepada Abdurrahman bin Auf:
إِنِّيْ مِنْ أَكْثَرِ الأَنْصَارِ مَالًا...
“Aku termasuk orang Anshar yang paling banyak hartanya, silakan ambil setengah hartaku dan aku memiliki istri lebih dari satu maka silakan pilih salah satu lalu aku akan ceraikan setelah habis ‘iddahnya maka silakan engkau nikahi”.
Kisah Abu Thalhah
Kisah yang kedua adalah kisah Abu Thalhah, ketika ada orang yang datang kepada Nabi ﷺ dan mengadukan kesulitannya maka Nabi ﷺ menanyakan kepada para istrinya apakah ada makanan namun jawaban semua istri Nabi ﷺ:
وَالّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، مَا عِنْدَنَا إِلَّا مَاءً
“Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, kita tidak memiliki apa pun selain air”.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan harta “fai`i” kepada kaum Muhajirin.
Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang Anshar adalah orang-orang yang bersih hatinya dimana mereka tetap senang dengan orang-orang Muhajirin walaupun kaum Muhajirin diberikan harta dimana kaum Anshar tidak diberi.
Sifat Kaum Anshar
Mereka adalah orang-orang yang dalam hati mereka sama sekali tidak terdapat rasa berat atas keputusan Allah memberikan h