Makna Ayat
Mereka adalah golongan yang ketiga dari kaum fakir mereka yang berhak mendapat bagian dari harta fai. Pertama, adalah golongan Muhajirin. Kedua, golongan Ansar. Dan ketiga, adalah orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik. Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
{وَالسّٰبِقُوْنَ الْاَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَالْاَنْصَارِ وَالَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِحْسَانٍ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ}
{#Orang-orang yang terdahulu lagi pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah.#} (At-Taubah, [9:100])
Orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik adalah orang-orang yang mengikuti jejak mereka yang baik dan sifat-sifat mereka yang terpuji, serta menyeru (orang lain) mengikuti jejak mereka, baik secara diam-diam maupun terang-terangan. Karena itulah maka disebutkan dalam ayat ini oleh firman-Nya:
{وَالَّذِيْنَ جَاۤءُوْ مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُوْلُوْنَ}
{#Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka berdoa.#} (Al-Hasyr, [59:10])
Yaitu selalu mendoakan.
{رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا}
{#Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami.#} (Al-Hasyr, [59:10])
Yakni rasa dengki dan kebencian.
{لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا رَبَّنَآ اِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ}
{#terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.#} (Al-Hasyr, [59:10])
Alangkah baiknya apa yang disimpulkan oleh Imam Malik rahimahullah dari ayat yang mulia ini, bahwa kaum Rafidah yang selalu mencaci para sahabat. Mereka tidak punya hak dari harta fai ini, karena mereka tidak termasuk orang-orang yang bersifat seperti apa yang disebutkan oleh Allah SWT dalam rangka memuji mereka melalui firman-Nya:
{رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا رَبَّنَآ اِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ}
{#Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.#} (Al-Hasyr, [59:10])
Pelajaran dari Ayat
Orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik adalah orang-orang yang mengikuti jejak mereka yang baik dan sifat-sifat mereka yang terpuji, serta menyeru (orang lain) mengikuti jejak mereka, baik secara diam-diam maupun terang-terangan.
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Menurut Ayyub, mempunyai bagian terkecuali sebagian dari orang-orang yang kamu miliki, yaitu para budak. Demikianlah menurut riwayat Abu Daud, tetapi dalam sanadnya terdapat inqita' (mata rantai yang tidak berhubungan).
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdul A'la, telah menceritakan kepada kami AbuSaur, dari Ma'mar, dari Ayyub, dari Ikrimah ibnu Khalid, dari Malik ibnu Aus ibnul Hadsan yang mengatakan bahwa Umar RA membaca firman-Nya: {#Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin.#} (At-Taubah, [9:60]) hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini adalah untuk mereka. Lalu ia membaca firman-Nya: {#Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul.#} (Al-Anfal, [8:41]), hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini untuk mereka, lalu ia membaca firman-Nya: {#Dan apa saja harta rampasan (fai) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota, maka adalah untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul.#} (Al-Hasyr, [59:7]) sampai dengan firman-Nya: {#(juga) bagi para fuqara.#} (Al-Hasyr, [59:8]), hingga akhir ayat. Kemudian dilanjutkan dengan firman-Nya: {#Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin).#} (Al-Hasyr, [59:9]), hingga akhir ayat. Lalu dilanjutkan dengan firman-Nya: {#Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar).#} (Al-Hasyr, [59:10]), hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa semuanya ini mencakup kaum muslim secara umum, tiada seorang pun dari mereka melainkan mempunyai hak padanya. Lalu Umar mengatakan bahwa seandainya ia masih hidup, sungguh seorang penggembala yang sedang berada di Himyar di bawah sebuah pohon Sarwu akan kedatangan bagiannya dari harta itu tanpa harus memeras keringat dahinya untuk mendapatkannya.
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Menurut Ayyub, mempunyai bagian terkecuali sebagian dari orang-orang yang kamu miliki, yaitu para budak. Demikianlah menurut riwayat Abu Daud, tetapi dalam sanadnya terdapat inqita' (mata rantai yang tidak berhubungan).
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdul A'la, telah menceritakan kepada kami AbuSaur, dari Ma'mar, dari Ayyub, dari Ikrimah ibnu Khalid, dari Malik ibnu Aus ibnul Hadsan yang mengatakan bahwa Umar RA membaca firman-Nya: {#Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin.#} (At-Taubah, [9:60]) hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini adalah untuk mereka. Lalu ia membaca firman-Nya: {#Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul.#} (Al-Anfal, [8:41]), hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini untuk mereka, lalu ia membaca firman-Nya: {#Dan apa saja harta rampasan (fai) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota, maka adalah untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul.#} (Al-Hasyr, [59:7]) sampai dengan firman-Nya: {#(juga) bagi para fuqara.#} (Al-Hasyr, [59:8]), hingga akhir ayat. Kemudian dilanjutkan dengan firman-Nya: {#Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin).#} (Al-Hasyr, [59:9]), hingga akhir ayat. Lalu dilanjutkan dengan firman-Nya: {#Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar).#} (Al-Hasyr, [59:10]), hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa semuanya ini mencakup kaum muslim secara umum, tiada seorang pun dari mereka melainkan mempunyai hak padanya. Lalu Umar mengatakan bahwa seandainya ia masih hidup, sungguh seorang penggembala yang sedang berada di Himyar di bawah sebuah pohon Sarwu akan kedatangan bagiannya dari harta itu tanpa harus memeras keringat dahinya untuk mendapatkannya.
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Menurut Ayyub, mempunyai bagian terkecuali sebagian dari orang-orang yang kamu miliki, yaitu para budak. Demikianlah menurut riwayat Abu Daud, tetapi dalam sanadnya terdapat inqita' (mata rantai yang tidak berhubungan).
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdul A'la, telah menceritakan kepada kami AbuSaur, dari Ma'mar, dari Ayyub, dari Ikrimah ibnu Khalid, dari Malik ibnu Aus ibnul Hadsan yang mengatakan bahwa Umar RA membaca firman-Nya: {#Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin.#} (At-Taubah, [9:60]) hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini adalah untuk mereka. Lalu ia membaca firman-Nya: {#Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul.#} (Al-Anfal, [8:41]), hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini untuk mereka, lalu ia membaca firman-Nya: {#Dan apa saja harta rampasan (fai) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota, maka adalah untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul.#} (Al-Hasyr, [59:7]) sampai dengan firman-Nya: {#(juga) bagi para fuqara.#} (Al-Hasyr, [59:8]), hingga akhir ayat. Kemudian dilanjutkan dengan firman-Nya: {#Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin).#} (Al-Hasyr, [59:9]), hingga akhir ayat. Lalu dilanjutkan dengan firman-Nya: {#Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar).#} (Al-Hasyr, [59:10]), hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa semuanya ini mencakup kaum muslim secara umum, tiada seorang pun dari mereka melainkan mempunyai hak padanya. Lalu Umar mengatakan bahwa seandainya ia masih hidup, sungguh seorang penggembala yang sedang berada di Himyar di bawah sebuah pohon Sarwu akan kedatangan bagiannya dari harta itu tanpa harus memeras keringat dahinya untuk mendapatkannya.
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Menurut Ayyub, mempunyai bagian terkecuali sebagian dari orang-orang yang kamu miliki, yaitu para budak. Demikianlah menurut riwayat Abu Daud, tetapi dalam sanadnya terdapat inqita' (mata rantai yang tidak berhubungan).
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdul A'la, telah menceritakan kepada kami AbuSaur, dari Ma'mar, dari Ayyub, dari Ikrimah ibnu Khalid, dari Malik ibnu Aus ibnul Hadsan yang mengatakan bahwa Umar RA membaca firman-Nya: {#Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin.#} (At-Taubah, [9:60]) hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini adalah untuk mereka. Lalu ia membaca firman-Nya: {#Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul.#} (Al-Anfal, [8:41]), hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini untuk mereka, lalu ia membaca firman-Nya: {#Dan apa saja harta rampasan (fai) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota, maka adalah untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul.#} (Al-Hasyr, [59:7]) sampai dengan firman-Nya: {#(juga) bagi para fuqara.#} (Al-Hasyr, [59:8]), hingga akhir ayat. Kemudian dilanjutkan dengan firman-Nya: {#Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin).#} (Al-Hasyr, [59:9]), hingga akhir ayat. Lalu dilanjutkan dengan firman-Nya: {#Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar).#} (Al-Hasyr, [59:10]), hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa semuanya ini mencakup kaum muslim secara umum, tiada seorang pun dari mereka melainkan mempunyai hak padanya. Lalu Umar mengatakan bahwa seandainya ia masih hidup, sungguh seorang penggembala yang sedang berada di Himyar di bawah sebuah pohon Sarwu akan kedatangan bagiannya dari harta itu tanpa harus memeras keringat dahinya untuk mendapatkannya.
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Menurut Ayyub, mempunyai bagian terkecuali sebagian dari orang-orang yang kamu miliki, yaitu para budak. Demikianlah menurut riwayat Abu Daud, tetapi dalam sanadnya terdapat inqita' (mata rantai yang tidak berhubungan).
Ayat yang Mencakup Semua Orang
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdul A'la, telah menceritakan kepada kami AbuSaur, dari Ma'mar, dari Ayyub, dari Ikrimah ibnu Khalid, dari Malik ibnu Aus ibnul Hadsan yang mengatakan bahwa Umar RA membaca firman-Nya: {#Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin.#} (At-Taubah, [9:60]) hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini adalah untuk mereka. Lalu ia membaca firman-Nya: {#Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul.#} (Al-Anfal, [8:41]), hingga akhir ayat. Kemudian Umar mengatakan bahwa ini untuk mereka, lalu ia membaca firman-Nya: {#Dan apa saja harta rampasan (fai) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.