Surat Al-An'am ayat 140
Karena rahmat-Nya dan sebagai rezki untuk mereka.
Namun mereka menolak pemberian Tuhan mereka, bahkan mengatakan haram.
qad khasirallażīna qatalū aulādahum safaham bigairi ‘ilmiw wa ḥarramū mā razaqahumullāhuftirā'an ‘alallāh, qad ḍallū wa mā kānū muhtadīn
Sungguh rugi mereka yang membunuh anak-anaknya karena kebodohan tanpa pengetahuan, dan mengharamkan rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka dengan semata-mata membuat-buat kebohongan terhadap Allah. Sungguh, mereka telah sesat dan tidak mendapat petunjuk.
Karena rahmat-Nya dan sebagai rezki untuk mereka.
Namun mereka menolak pemberian Tuhan mereka, bahkan mengatakan haram.
Mereka juga merugi ketika mengharamkan makanan-makanan baik yang telah Allah rezekikan bagi mereka, akibat kedustaan mereka terhadap Allah.
Mereka sungguh telah berpaling jauh dari kebenaran dan tidak mendapat hidayah dan taufik kepadanya.
Mereka mengharamkan diri dari tanaman dan hewan yang dianugerahkan Allah, seraya membuat dusta dengan mengaku bahwa pengharaman itu adalah ketentuan Allah.
Oleh sebab itu, mereka menjadi jauh dari kebenaran.
Dengan kebohongan itu, mereka tidak termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.
140.
Sungguh celaka orang-orang yang membunuh anak-anaknya karena kebodohan dan kepandiran mereka dan mengharamkan hewan-hewan ternak yang Allah berikan kepada mereka secara mengada-ada atas nama Allah.
Mereka benar-benar tersesat dari jalan yang lurus dan tidak mengetahui jalan yang benar.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Sungguh rugi dan binasa orang-orang yang telah membunuh anak-anak mereka disebabkan kebodohan dan lemahnya akal (sehat) mereka dan mengharamkan apa yang telah Allah rezekikan kepada mereka dengan maksud mengada-adakan kebohongan kepada Allah. Sungguh mereka telah jauh dari kebenaran dan mereka tidak termasuk orang-orang yang mendapatkan petunjuk.
Menghalalkan dan mengharamkan adalah hak uluhiyah Allah yang khusus dalam pensyariatan. Yang disebut halal adalah apa yang dihalalkan oleh Allah dan yang disebut haram adalah apa yang diharamkan oleh Allah.
Tidak berhak seseorang atau kelompok membuat syariat untuk hamba-hamba-Nya tanpa izin dari Allah.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
140 ## Orang yang telah membunuh anak-anak mereka benar-benar rugi
Sesungguhnya orang yang telah membunuh anak-anak mereka benar-benar rugi, sebab mereka takut menjadi miskin. karena kebodohan mereka sendiri tanpa ada dasar yang jelas.
Mereka telah mengharamkan apa yang Allah telah rezeki-kan pada mereka berupa hewan ternak dan segala yang baik dengan semata-mata mengada-adakan dusta terhadap Allah. Sesungguhnya Allah tidak pernah mengharamkan itu semua.
Sesungguhnya mereka telah sesat dari jalan kebenaran dan kebaikan, dan tidaklah mereka mendapat petunjuk dan syariat. Atau mereka tidak sedikitpun mendapat petunjuk.
Kemudian Allah menjelaskan kerugian dan kebodohan akal mereka. Dia berfirman, قَدْ خَسِرَ الَّذِينَ قَتَلُوا أَوْلادَهُمْ سَفَهًا بِغَيْرِ عِلْمٍ "Sungguh rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui." Maksudnya, mereka rugi agama, anak, dan akal. Ciri mereka berubah dari pemilik akal yang baik menjadi pemilik kedunguan dan kesesatan yang buruk.
وَحَرَّمُوا مَا رَزَقَهُمُ اللَّهُ "Dan mereka mengharamkan sesuatu yang telah Allah rizkikan kepada mereka." Maksudnya, mereka mengharamkan sesuatu yang Allah jadikan sebagai rahmat bagi mereka dan sesuatu yang Dia limpahkan sebagai rizki bagi mereka. Mereka menolak karunia tuhan mereka, tidak sebatas itu saja bahkan mereka menyatakannya haram. Padahal sebenarnya ia termasuk yang paling halal, semua itu adalah افْتِرَاءً عَلَى اللَّهِ "semata-mata mengada-adakan terhadap Allah." Maksudnya, kedustaan yang dilancarkan oleh setiap kafir yang menentang.
قَدْ ضَلُّوا وَمَا كَانُوا مُهْتَدِين "Sungguh mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk." Maksudnya, mereka tersesat dengan kesesatan yang jauh dan tidak mendapatkan petunjuk sedikit pun dalam urusan-urusan mereka.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Sungguh rugi orang-orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan, kelalaian, dan kebodohan, tanpa pengetahuan, dan mengharamkan rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka dengan membuat-buat kebohongan terhadap Allah.
Sungguh mereka telah tersesat, menyimpang dari jalan yang lurus, dan mereka tidak mendapat petunjuk.
Allah SWT berfirman bahwa sesungguhnya telah merugilah orang-orang yang melakukan perbuatan-perbuatan tersebut, mereka merugi di dunia dan akhiratnya. Adapun di dunia, mereka akan merasa kehilangan anak-anak mereka karena mereka sendiri telah membunuhnya, dan mereka mempersempit diri mereka sendiri dalam harta mereka karena mereka telah mengharamkan banyak hal yang mereka ada-adakan sendiri yang akibatnya mencekik leher mereka sendiri. Adapun di akhirat, mereka akan menghuni tempat yang paling buruk disebabkan kedustaan mereka terhadap Allah dan hal-hal yang mereka ada-adakan sendiri.
Di dalam ayat yang lain disebutkan melalui firman-Nya:
{اِنَّ الَّذِيْنَ يَفْتَرُوْنَ عَلَى اللّٰهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُوْنَ مَتَاعٌ فِى الدُّنْيَا ثُمَّ اِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ ثُمَّ نُذِيْقُهُمُ الْعَذَابَ الشَّدِيْدَ بِمَا كَانُوْا يَكْفُرُوْنَ}
{#Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (Bagi mereka) kesenangan (sementara) di dunia, kemudian kepada Kamilah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka siksa yang berat disebabkan kekafiran mereka.#} (Yunus, [10:69]-[10:70])
Al-Hafiz Abu Bakar ibnu Murdawaih di dalam tafsir ayat ini mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ahmad ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ayyub, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnul Mubarak, telah menceritakan kepada kami Abu Uwwanah, dari Abu Bisyr, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas RA yang mengatakan, "Apabila engkau ingin mengetahui kebodohan orang-orang Arab, maka bacalah surat Al-An'am sesudah ayat seratus tiga puluh," yaitu firman-Nya: {#Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui, dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah rezekikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.#} (Al-An'am, [6:140])
Hal yang sama diriwayatkan oleh Imam Bukhari secara munfarid di dalam kitab Manaqib Quraisy, bagian dari kitab sahihnya, dari Abun Nu'man, Muhammad ibnul Fadl Arim, dari Abu Uwwanah yang nama aslinya Al-Waddah ibnu Abdullah Al-Yasykuri, dari Abu Bisyar yang nama aslinya ialah Ja'far ibnu Abu Wahsyiyyah, dari Iyas dengan lafaz yang semisal.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Allah SWT berfirman,”Sungguh merugi orang-orang yang melakukan perbuatan-perbuatan ini di dunia dan akhirat.
Adapun di dunia, mereka kehilangan anak-anak mereka karena mereka telah membunuhnya, dan mereka mempersempit diri sendiri dalam harta mereka sehingga mereka telah mengharamkan banyak hal yang mereka buat-buat yang akibatnya untuk diri sendiri.
Adapun di akhirat, mereka akan tinggal di tempat paling buruk karena kedustaan mereka terhadap Allah dan hal-hal yang mereka buat-buat sebagaimana firmanNya: (Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung (69) (Bagi mereka) kesenangan (sementara) di dunia, kemudian kepada Kamilah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka siksa yang berat disebabkan kekafiran mereka (70) (Surah Yunus)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
(Sesungguhnya rugilah orang-orang yang membunuh) dengan dibaca takhfif dan tasydid (anak-anak mereka) dengan mengubur mereka hidup-hidup (karena kebodohan) karena ketidakmengertian mereka (lagi tidak mengetahui dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah memberi rezeki kepada mereka) yaitu apa-apa yang telah disebutkan (dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.)
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir ini kosong pada sumber data.
Sungguh rugi dan celaka mereka yang membunuh anak-anaknya karena kebodohan tanpa pengetahuan, serta menghalalkan apa yang diharamkan Allah dan mengharamkan rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka dengan semata-mata membuat-buat kebohongan terhadap Allah.
Sungguh, mereka telah sesat dan tidak mendapat petunjuk.
Halal dan haram hanyalah hak Allah semata, tidak seorang pun berhak menentukan kehalalan dan keharaman sesuatu kecuali dengan petunjuk Allah.
Tafsir ini kosong pada sumber data.
Yakni mereka membunuh anak-anak perempuan mereka dengan membunuhnya hidup-hidup, yang mereka lakukan karena kebodohan mereka dan bukan berdasarkan akal sehat maupun syari'at.
Makna kata
Makna ayat
Yakni mereka membunuh anak-anak perempuan mereka dengan membunuhnya hidup-hidup, yang mereka lakukan karena kebodohan mereka dan bukan berdasarkan akal sehat maupun syari'at.
Makna kata lain
Makna ayat lain
Yakni berupa hewan-hewan ternak yang mereka sebut dengan bahiirah dan saaibah.
Makna kata lain
Makna ayat lain
Yakni kedustaan terhadap Allah. Karena Allah tidak mengharamkan sesuatu pun hal ini.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.
Klik kata untuk pilih/edit. Hover kata bertanda untuk melihat catatan.
Klik tombol Catatan untuk pilih/edit. Hover tombol bertanda untuk melihat catatan.