Makna Kata
Makna kata "Munafiq" dalam Al-Qur'an adalah orang yang mengaku beriman tetapi tidak benar-benar beriman. Mereka seringkali mengkhianati dan berbohong.
Makna Ayat
Ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang membahas tentang Munafiq adalah:
- {#Apabila orang-orang munafik datang kepadamu.#} (Al-Munafiqun, [63:1])
- {#Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Ansar), "Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)."#} (Al-Munafiqun, [63:7])
- {#Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah daripadanya.#} (Al-Munafiqun, [63:8])
Pelajaran dari Ayat
Pelajaran dari ayat-ayat tersebut adalah bahwa Munafiq adalah orang yang tidak benar-benar beriman dan seringkali mengkhianati dan berbohong. Mereka tidak dapat dipercaya dan tidak dapat diharapkan untuk melakukan kebaikan.
Jalur Lain dari Zaid ibnu Arqam
Zaid ibnu Arqam pernah berangkat bersama pamannya dalam suatu peperangan. Saat itu, ia mendengar Abdullah ibnu Ubay ibnu Salul mengatakan kepada teman-temannya, "Janganlah kamu membelanjakan hartamu kepada orang-orang yang ada di sisi Rasulullah SAW." Dan sesungguhnya jika kita kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah daripadanya.
Jalur Lain dari Zaid
Zaid ibnu Arqam pernah ikut bersama Rasulullah SAW dalam suatu peperangan. Bersama kami terdapat sejumlah orang Arab Badui, kami berebutan mengambil air dari mata air, dan orang-orang Badui itu mendahului kami menuju air mata air tersebut. Salah seorang dari Arab Badui itu mendahului teman-temannya untuk membuat kolam dan memenuhinya dengan air, serta menambak sekeliling kolam dengan batu, lalu memasang kuda-kuda untuk tempat timba di atasnya sambil menunggu kedatangan teman-temannya. Kemudian datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar ke tempat lelaki Badui itu, dan orang Ansar itu langsung menundukkan tali kendali unta kendaraannya dengan maksud agar untanya dapat minum dari air kolam tersebut. Akan tetapi, lelaki Badui itu menolaknya. Maka orang Ansar itu merasa jengkel, lalu ia membedah salah satu batu penahan kolam itu hingga airnya mengalir ke luar. Maka orang Badui itu mengangkat batang kayu miliknya dan memukulkannya ke kepala orang Ansar itu hingga membuatnya berdarah dan luka. Kemudian lelaki Ansar itu mendatangi Abdulllah ibnu Ubay dan menceritakan hal tersebut kepadanya, sedangkan dia adalah salah seorang dari teman Abdullah ibnu Ubay. Maka Abdullah ibnu Ubay marah dan berkata, "Janganlah kamu membelanjakan hartamu kepada orang-orang yang ada di sisi Rasulullah SAW supaya mereka bubar meninggalkannya," Yang dia maksudkan adalah orang-orang Badui yang membantu Rasulullah SAW Merekalah yang menyediakan makanan buat Rasulullah SAW Abdullah ibnu Ubay berkata kepada teman-temannya, bahwa apabila mereka bubar dari sisi Rasulullah, maka datanglah kalian kepada Muhammad dengan membawa makanan, agar dia dan sahabat-sahabatnya makan. Kemudian Abdullah ibnu Ubay mengatakan pula, bahwa sesungguhnya jika kamu kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang yang lemah daripadanya.
Jalur Lain dari Zaid
Zaid ibnu Arqam pernah ikut bersama Rasulullah SAW dalam suatu peperangan. Bersama kami terdapat sejumlah orang Arab Badui, kami berebutan mengambil air dari mata air, dan orang-orang Badui itu mendahului kami menuju air mata air tersebut. Salah seorang dari Arab Badui itu mendahului teman-temannya untuk membuat kolam dan memenuhinya dengan air, serta menambak sekeliling kolam dengan batu, lalu memasang kuda-kuda untuk tempat timba di atasnya sambil menunggu kedatangan teman-temannya. Kemudian datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar ke tempat lelaki Badui itu, dan orang Ansar itu langsung menundukkan tali kendali unta kendaraannya dengan maksud agar untanya dapat minum dari air kolam tersebut. Akan tetapi, lelaki Badui itu menolaknya. Maka orang Ansar itu merasa jengkel, lalu ia membedah salah satu batu penahan kolam itu hingga airnya mengalir ke luar. Maka orang Badui itu mengangkat batang kayu miliknya dan memukulkannya ke kepala orang Ansar itu hingga membuatnya berdarah dan luka. Kemudian lelaki Ansar itu mendatangi Abdulllah ibnu Ubay dan menceritakan hal tersebut kepadanya, sedangkan dia adalah salah seorang dari teman Abdullah ibnu Ubay. Maka Abdullah ibnu Ubay marah dan berkata, "Janganlah kamu membelanjakan hartamu kepada orang-orang yang ada di sisi Rasulullah SAW supaya mereka bubar meninggalkannya," Yang dia maksudkan adalah orang-orang Badui yang membantu Rasulullah SAW Merekalah yang menyediakan makanan buat Rasulullah SAW Abdullah ibnu Ubay berkata kepada teman-temannya, bahwa apabila mereka bubar dari sisi Rasulullah, maka datanglah kalian kepada Muhammad dengan membawa makanan, agar dia dan sahabat-sahabatnya makan. Kemudian Abdullah ibnu Ubay mengatakan pula, bahwa sesungguhnya jika kamu kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang yang lemah daripadanya.
Jalur Lain dari Zaid
Zaid ibnu Arqam pernah ikut bersama Rasulullah SAW dalam suatu peperangan. Bersama kami terdapat sejumlah orang Arab Badui, kami berebutan mengambil air dari mata air, dan orang-orang Badui itu mendahului kami menuju air mata air tersebut. Salah seorang dari Arab Badui itu mendahului teman-temannya untuk membuat kolam dan memenuhinya dengan air, serta menambak sekeliling kolam dengan batu, lalu memasang kuda-kuda untuk tempat timba di atasnya sambil menunggu kedatangan teman-temannya. Kemudian datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar ke tempat lelaki Badui itu, dan orang Ansar itu langsung menundukkan tali kendali unta kendaraannya dengan maksud agar untanya dapat minum dari air kolam tersebut. Akan tetapi, lelaki Badui itu menolaknya. Maka orang Ansar itu merasa jengkel, lalu ia membedah salah satu batu penahan kolam itu hingga airnya mengalir ke luar. Maka orang Badui itu mengangkat batang kayu miliknya dan memukulkannya ke kepala orang Ansar itu hingga membuatnya berdarah dan luka. Kemudian lelaki Ansar itu mendatangi Abdulllah ibnu Ubay dan menceritakan hal tersebut kepadanya, sedangkan dia adalah salah seorang dari teman Abdullah ibnu Ubay. Maka Abdullah ibnu Ubay marah dan berkata, "Janganlah kamu membelanjakan hartamu kepada orang-orang yang ada di sisi Rasulullah SAW supaya mereka bubar meninggalkannya," Yang dia maksudkan adalah orang-orang Badui yang membantu Rasulullah SAW Merekalah yang menyediakan makanan buat Rasulullah SAW Abdullah ibnu Ubay berkata kepada teman-temannya, bahwa apabila mereka bubar dari sisi Rasulullah, maka datanglah kalian kepada Muhammad dengan membawa makanan, agar dia dan sahabat-sahabatnya makan. Kemudian Abdullah ibnu Ubay mengatakan pula, bahwa sesungguhnya jika kamu kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang yang lemah daripadanya.
Jalur Lain dari Zaid
Zaid ibnu Arqam pernah ikut bersama Rasulullah SAW dalam suatu peperangan. Bersama kami terdapat sejumlah orang Arab Badui, kami berebutan mengambil air dari mata air, dan orang-orang Badui itu mendahului kami menuju air mata air tersebut. Salah seorang dari Arab Badui itu mendahului teman-temannya untuk membuat kolam dan memenuhinya dengan air, serta menambak sekeliling kolam dengan batu, lalu memasang kuda-kuda untuk tempat timba di atasnya sambil menunggu kedatangan teman-temannya. Kemudian datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar ke tempat lelaki Badui itu, dan orang Ansar itu langsung menundukkan tali kendali unta kendaraannya dengan maksud agar untanya dapat minum dari air kolam tersebut. Akan tetapi, lelaki Badui itu menolaknya. Maka orang Ansar itu merasa jengkel, lalu ia membedah salah satu batu penahan kolam itu hingga airnya mengalir ke luar. Maka orang Badui itu mengangkat batang kayu miliknya dan memukulkannya ke kepala orang Ansar itu hingga membuatnya berdarah dan luka. Kemudian lelaki Ansar itu mendatangi Abdulllah ibnu Ubay dan menceritakan hal tersebut kepadanya, sedangkan dia adalah salah seorang dari teman Abdullah ibnu Ubay. Maka Abdullah ibnu Ubay marah dan berkata, "Janganlah kamu membelanjakan hartamu kepada orang-orang yang ada di sisi Rasulullah SAW supaya mereka bubar meninggalkannya," Yang dia maksudkan adalah orang-orang Badui yang membantu Rasulullah SAW Merekalah yang menyediakan makanan buat Rasulullah SAW Abdullah ibnu Ubay berkata kepada teman-temannya, bahwa apabila mereka bubar dari sisi Rasulullah, maka datanglah kalian kepada Muhammad dengan membawa makanan, agar dia dan sahabat-sahabatnya makan. Kemudian Abdullah ibnu Ubay mengatakan pula, bahwa sesungguhnya jika kamu kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang yang lemah daripadanya.
Jalur Lain dari Zaid
Zaid ibnu Arqam pernah ikut bersama Rasulullah SAW dalam suatu peperangan. Bersama kami terdapat sejumlah orang Arab Badui, kami berebutan mengambil air dari mata air, dan orang-orang Badui itu mendahului kami menuju air mata air tersebut. Salah seorang dari Arab Badui itu mendahului teman-temannya untuk membuat kolam dan memenuhinya dengan air, serta menambak sekeliling kolam dengan batu, lalu memasang kuda-kuda untuk tempat timba di atasnya sambil menunggu kedatangan teman-temannya. Kemudian datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar ke tempat lelaki Badui itu, dan orang Ansar itu langsung menundukkan tali kendali unta kendaraannya dengan maksud agar untanya dapat minum dari air kolam tersebut. Akan tetapi, lelaki Badui itu menolaknya. Maka orang Ansar itu merasa jengkel, lalu ia membedah salah satu batu penahan kolam itu hingga airnya mengalir ke luar. Maka orang Badui itu mengangkat batang kayu miliknya dan memukulkannya ke kepala orang Ansar itu hingga membuatnya berdarah dan luka. Kemudian lelaki Ansar itu mendatangi Abdulllah ibnu Ubay dan menceritakan hal tersebut kepadanya, sedangkan dia adalah salah seorang dari teman Abdullah ibnu Ubay. Maka Abdullah ibnu Ubay marah dan berkata, "Janganlah kamu membelanjakan hartamu kepada orang-orang yang ada di sisi Rasulullah SAW supaya mereka bubar meninggalkannya," Yang dia maksudkan adalah orang-orang Badui yang membantu Rasulullah SAW Merekalah yang menyediakan makanan buat Rasulullah SAW Abdullah ibnu Ubay berkata kepada teman-temannya, bahwa apabila mereka bubar dari sisi Rasulullah, maka datanglah kalian kepada Muhammad dengan membawa makanan, agar dia dan sahabat-sahabatnya makan. Kemudian Abdullah ibnu Ubay mengatakan pula, bahwa sesungguhnya jika kamu kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang yang lemah daripadanya.
Jalur Lain dari Zaid
Zaid ibnu Arqam pernah ikut bersama Rasulullah SAW dalam suatu peperangan. Bersama kami terdapat sejumlah orang Arab Badui, kami berebutan mengambil air dari mata air, dan orang-orang Badui itu mendahului kami menuju air mata air tersebut. Salah seorang dari Arab Badui itu mendahului teman-temannya untuk membuat kolam dan memenuhinya dengan air, serta menambak sekeliling kolam dengan batu, lalu memasang kuda-kuda untuk tempat timba di atasnya sambil menunggu kedatangan teman-temannya. Kemudian datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar ke tempat lelaki Badui itu, dan orang Ansar itu langsung menundukkan tali kendali unta kendaraannya dengan maksud agar untanya dapat minum dari air kolam tersebut. Akan tetapi, lelaki Badui itu menolaknya. Maka orang Ansar itu merasa jengkel, lalu ia membedah salah satu batu penahan kolam itu hingga airnya mengalir ke luar. Maka orang Badui itu mengangkat batang kayu miliknya dan memukulkannya ke kepala orang Ansar itu hingga membuatnya berdarah dan luka. Kemudian lelaki Ansar itu mendatangi Abdulllah ibnu Ubay dan menceritakan hal tersebut kepadanya, sedangkan dia adalah salah seorang dari teman Abdullah ibnu Ubay. Maka Abdullah ibnu Ubay marah dan berkata, "Janganlah kamu membelanjakan hartamu kepada orang-orang yang ada di sisi Rasulullah SAW supaya mereka bubar meninggalkannya," Yang dia maksudkan adalah orang-orang Badui yang membantu Rasulullah SAW Merekalah yang menyediakan makanan buat Rasulullah SAW Abdullah ibnu Ubay berkata kepada teman-temannya, bahwa apabila mereka bubar dari sisi Rasulullah, maka datanglah kalian kepada Muhammad dengan membawa makanan, agar dia dan sahabat-sahabatnya makan. Kemudian Abdullah ibnu Ubay mengatakan pula, bahwa sesungguhnya jika kamu kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang yang lemah daripadanya.
Jalur Lain dari Zaid
Zaid ibnu Arqam pernah ikut bersama Rasulullah SAW dalam suatu peperangan. Bersama kami terdapat sejumlah orang Arab Badui, kami berebutan mengambil air dari mata air, dan orang-orang Badui itu mendahului kami menuju air mata air tersebut. Salah seorang dari Arab Badui itu mendahului teman-temannya untuk membuat kolam dan memenuhinya dengan air, serta menambak sekeliling kolam dengan batu, lalu memasang kuda-kuda untuk tempat timba di atasnya sambil menunggu kedatangan teman-temannya. Kemudian datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar ke tempat lelaki Badui itu, dan orang Ansar itu langsung menundukkan tali kendali unta kendaraannya dengan maksud agar untanya dapat minum dari air kolam tersebut. Akan tetapi, lelaki Badui itu menolaknya. Maka orang Ansar itu merasa jengkel, lalu ia membedah salah satu batu penahan kolam itu hingga airnya mengalir ke luar. Maka orang Badui itu mengangkat batang kayu miliknya dan memukulkannya ke kepala orang Ansar itu hingga membuatnya berdarah dan luka. Kemudian lelaki Ansar itu mendatangi Abdulllah ibnu Ubay dan menceritakan hal tersebut kepadanya, sedangkan dia adalah salah seorang dari teman Abdullah ibnu Ubay. Maka Abdullah ibnu Ubay marah dan berkata, "Janganlah kamu membelanjakan hartamu kepada orang-orang yang ada di sisi Rasulullah SAW supaya mereka bubar meninggalkannya," Yang dia maksudkan adalah orang-orang Badui yang membantu Rasulullah
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.