Makna Kata
Makna Ayat
{ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ } "maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik" [Q.S. At-Talaq : 2], { فَإِمْسَاكٌۢ بِمَعْرُوفٍ أَوْ تَسْرِيحٌۢ بِإِحْسَٰنٍ } "Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik" [Q.S. Al-Baqarah : 223] Dalam persahabatan dan perpisahan yang baik, terpeliharalah keramahan, dan menjauhkan diri dari kebencian dan permusuhan, karena hati tertuju pada siapa yang berbuat baik padanya, dan membenci orang yang berbuat jahat padanya.
Pelajaran dari Ayat
{ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" Ibnu Mas'ud berkata: Jalan keluarnya adalah mengetahui bahwa itu berasal dari Allah ﷻ, dan bahwa Allah ﷻ yang memberi, dan Dia ﷻ yang mencegahnya, dan Dia ﷻ yang menimpakannya, dan Dia ﷻ yang menyembuhkannya, dan Dialah ﷻ yang menolaknya.
Makna Ayat
{ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3] maka beliau berkata: Demi Allah, Dia ﷻ akan memberi kita jalan keluar sebesar apa ketakwaan yang kita capai, dengan balasan yang selayaknya, dan bahwa Dia ﷻ akan memberi rezeki bagi kita tergantung bagaimana ketaqwaan kita sebagaimana mestinya, dan bahwa Dia akan memudahkan urusan kita tergantung bagaimana ketaqwaan kita, dan kita berharap yang ketiga: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّـَٔاتِهِ } "dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya" [Q.S. At-Talaq : 5].
Makna Ayat
{ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3]- Kecuali rezeki finansial dan hal-hal nyata lainnya, namun rezeki lebih luas dari itu, perhatikan apa yang dikatakan Ibnu al-Jauzi: "Dan rezeki Allah itu bisa berupa kemudahan dalam bersabar menghadapi musibah".
Makna Ayat
{ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar", maka aku tahu bahwa ketaqwaan adalah jalan keluar dari setiap kesedihan, dan semua itu tidak akan terjadi kecuali jika ketika aku bertekad untuk mencapai ketaqwaan barulah aku menemukan jalan keluarnya!
Makna Ayat
Tidak pernah ada orang bertaqwa yang miskin, mereka bertanya: Mengapa? Dia berkata: Karena Allah berfirman: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3], ayat ini mengandung makna bahwa orang yang bertakwa akan diberi rezeki dari tempat yang tidak disangka-sangkanya, dan tidak berarti bahwa orang yang tidak bertakwa tidak akan diberikan rezeki.
Makna Ayat
Allah ﷻ telah menjamin bagi orang-orang yang bertakwa bahwa Dia akan menjadikan bagi mereka jalan keluar dari kesusahan manusia, dan bahwa Dia ﷻ akan memberi rezeki bagi mereka dari arah yang tidak mereka duga; jika hal itu tidak terjadi, maka itu menandakan ada cacat dalam takwa, maka hendaklah dia memohon ampun kepada Allah dan kembali kepada-Nya dalam taubat.
Makna Ayat
Dikatakan kepada salah seorang Ahli ilmu: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } [3] maka beliau berkata: Jika saya tidak meninggalkan satu surah dari Al-Qur'an, saya tidak akan membacanya di masa yang akan datang jika kita hanya membaca untuk mendatangkan rezeki!
Makna Ayat
Membaca Al-Qur'an untuk beribadah dan tadabbur dapat meringankan apa yang sulit. Karena itu adalah ketaatan yang ikhlas kepada Tuhan: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3].
Makna Ayat
Setiap orang yang metadabburi sumber-sumber ketakwaan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah mengetahui bahwa Al-Qur’an adalah sebab dan kunci segala kebaikan di dunia dan di akhirat, dan datangnya musibah, cobaan, kesengsaraan, dan siksa karena kelalaian atau pelanggaran ketakwaan dan menyia-nyiakannya, atau menyia-nyiakan sebagiannya.
Makna Ayat
Salah satu sebab terpenting untuk memperoleh ilmu adalah rasa takut kepada Allah ﷻ dan kewaspadaan terhadap dosa, Allah ﷻ berfirman: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3]. Dan jalan keluar dari ketidaktahuan adalah salah satu jalan keluar yang diinginkan, sebgaimana ilmu juga merupakan salah satu rezeki terbaik yang dihasilkan dari ketakwaan.
Makna Ayat
{ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" Jika Anda merasa bahwa urusan yang anda hadapi terlihat mudah, dan Allah memberikan kebaikan - bahkan jika Anda tidak menyadarinya- maka ini tentu merupakan kabar baik, dan jika Anda melihat sebaliknya, perbaikilah jalanmu, karena kamu sedang ditimpa musibah, sedangkan istidraj bisa saja terjadi jika hamba terus berbuat dosa.
Makna Ayat
Raihlah ketaqwaan sehingga persamaan bisa tiba-tiba muncul di hadapan Anda. Maka Anda akan memperoleh keringanan dan rezeki dari arah yang tidak kamu ketahui atau harapkan { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3].
Makna Ayat
Ada diantara mereka yang berkata: Tidak pernah ada orang bertaqwa yang miskin, mereka bertanya: Mengapa? Dia berkata: Karena Allah berfirman: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3], ayat ini mengandung makna bahwa orang yang bertakwa akan diberi rezeki dari tempat yang tidak disangka-sangkanya, dan tidak berarti bahwa orang yang tidak bertakwa tidak akan diberikan rezeki.
Makna Ayat
Allah ﷻ telah menjamin bagi orang-orang yang bertakwa bahwa Dia akan menjadikan bagi mereka jalan keluar dari kesusahan manusia, dan bahwa Dia ﷻ akan memberi rezeki bagi mereka dari arah yang tidak mereka duga; jika hal itu tidak terjadi, maka itu menandakan ada cacat dalam takwa, maka hendaklah dia memohon ampun kepada Allah dan kembali kepada-Nya dalam taubat.
Makna Ayat
Dikatakan kepada salah seorang Ahli ilmu: Bacalah Surat Al-Waqi'ah; Semoga rezeki datang kepadamu! Dia berkata: Jika saya tidak meninggalkan satu surah dari Al-Qur'an, saya tidak akan membacanya di masa yang akan datang jika kita hanya membaca untuk mendatangkan rezeki! Syekh Al-Khidr Husain berkomentar, beliau mengatakan: Membaca Al-Qur'an untuk beribadah dan tadabbur dapat meringankan apa yang sulit. Karena itu adalah ketaatan yang ikhlas kepada Tuhan: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3].
Makna Ayat
Setiap orang yang metadabburi sumber-sumber ketakwaan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah mengetahui bahwa Al-Qur’an adalah sebab dan kunci segala kebaikan di dunia dan di akhirat, dan datangnya musibah, cobaan, kesengsaraan, dan siksa karena kelalaian atau pelanggaran ketakwaan dan menyia-nyiakannya, atau menyia-nyiakan sebagiannya.
Makna Ayat
Salah satu sebab terpenting untuk memperoleh ilmu adalah rasa takut kepada Allah ﷻ dan kewaspadaan terhadap dosa, Allah ﷻ berfirman: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3]. Dan jalan keluar dari ketidaktahuan adalah salah satu jalan keluar yang diinginkan, sebgaimana ilmu juga merupakan salah satu rezeki terbaik yang dihasilkan dari ketakwaan.
Makna Ayat
{ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" Jika Anda merasa bahwa urusan yang anda hadapi terlihat mudah, dan Allah memberikan kebaikan - bahkan jika Anda tidak menyadarinya- maka ini tentu merupakan kabar baik, dan jika Anda melihat sebaliknya, perbaikilah jalanmu, karena kamu sedang ditimpa musibah, sedangkan istidraj bisa saja terjadi jika hamba terus berbuat dosa.
Makna Ayat
Raihlah ketaqwaan sehingga persamaan bisa tiba-tiba muncul di hadapan Anda. Maka Anda akan memperoleh keringanan dan rezeki dari arah yang tidak kamu ketahui atau harapkan { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3].
Makna Ayat
Ada diantara mereka yang berkata: Tidak pernah ada orang bertaqwa yang miskin, mereka bertanya: Mengapa? Dia berkata: Karena Allah berfirman: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3], ayat ini mengandung makna bahwa orang yang bertakwa akan diberi rezeki dari tempat yang tidak disangka-sangkanya, dan tidak berarti bahwa orang yang tidak bertakwa tidak akan diberikan rezeki.
Makna Ayat
Allah ﷻ telah menjamin bagi orang-orang yang bertakwa bahwa Dia akan menjadikan bagi mereka jalan keluar dari kesusahan manusia, dan bahwa Dia ﷻ akan memberi rezeki bagi mereka dari arah yang tidak mereka duga; jika hal itu tidak terjadi, maka itu menandakan ada cacat dalam takwa, maka hendaklah dia memohon ampun kepada Allah dan kembali kepada-Nya dalam taubat.
Makna Ayat
Dikatakan kepada salah seorang Ahli ilmu: Bacalah Surat Al-Waqi'ah; Semoga rezeki datang kepadamu! Dia berkata: Jika saya tidak meninggalkan satu surah dari Al-Qur'an, saya tidak akan membacanya di masa yang akan datang jika kita hanya membaca untuk mendatangkan rezeki! Syekh Al-Khidr Husain berkomentar, beliau mengatakan: Membaca Al-Qur'an untuk beribadah dan tadabbur dapat meringankan apa yang sulit. Karena itu adalah ketaatan yang ikhlas kepada Tuhan: { وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا } "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar" [2] { وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ } "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" [3].
Makna Ayat
Setiap orang yang metadabburi sumber-sumber ketakwaan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah mengetahui bahwa Al-Qur’an adalah sebab dan kunci segala kebaikan di dunia dan di akhirat, dan datangnya musibah, cobaan, kesengsaraan, dan