Makna (الزينة)
Qul man harrama zinata allahi allati akhrajala li ibadihi (Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya)
Makna (الزينة) yakni apa yang digunakan oleh manusia untuk berhias seperti pakaian dan barang-barang lainnya yang boleh dipakai semisal logam-logam, batu-batu berharga dan lain sebagainya.
Tidak Ada Larangan
Tidak ada larangan bagi orang yang memakai pakaian baru dan berharga mahal apabila tidak termasuk kedalam batas berlebih-lebihan dan bukan termasuk apa yang diharamkan Allah. Tidak ada larangan pula bagi orang yang memakai seseuatu dengan tujuan berhias apabila hal itu tidak termasuk seseuatu yang dilarang syariat, dan barangsiapa yang menganggap itu sebagai sasuatu yang menyelisihi perbuatan zuhud maka sungguh ia telah salah dalam pemahamannya.
Rezeki yang Baik
وَالطَّيِّبٰتِ(dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki yang baik?”)
Yakni berupa makanan dan minuman, karena sesungguhnya tidak termasuk tanda kezuhudan dengan meninggalkan yang baik-baik dari makan dan minuman ini. Oleh sebab itu ayat ini diturunkan untuk mengingkari perbuatan orang yang mengharamkan hal-hal tersebut atas dirinya atau mengharamkannya atas orang lain. Dan barangsiapa yang meninggalkan makanan yang baik lagi nikmat ini berupa daging, buah-buahan, manis-manisan dan lain sebagainya yang baik dalam hal cara mendapatkannya dan baik dalam zatnya maka ia masuk kedalam larangan ini.
Hadist
Imam Ahmad dan an-Nasa’i mengeluarkan hadist dari Abdullah bin ‘Amr dari Rasulullah, beliau bersabda: makan, minum, bersedekah, dan berpakaianlah kalian, namun tidak dengan rasa sombong dan berlebih-lebihan. Karena sesungguhnya Allah menyukai ketika melihat jejak kenikmatan-Nya yang diberikan kepada hamba-Nya”.
Kenikmatan untuk Orang-orang Beriman
قُلْ هِىَ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ فِى الْحَيَوٰةِ الدُّنْيَا (nlah: “Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia) Yakni pada dasarnya semua kenikmatan itu untuk orang-orang beriman, namun orang-orang kafir juga diberi bagian selama masih hidup di dunia.
Kenikmatan Khusus bagi Orang-orang Beriman
خَالِصَةً يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ( khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat”) Yakni semua kenikmatan itu khusus bagi mereka di hari kiamat dan orang-orang kafir tidak akan mendapat bagian.