Makna kata FAWĀHISY
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah, telah menceritakan kepada kami Al-A'masy, dari Syaqiq, dari Abdullah yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{لَا اَحَدَ اَغْيَرُ مِنَ اللّٰهِ فَلِذٰلِكَ حَرَّمَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطنَ وَلَا اَحَدَ اَحَبُّ اِلَيْهِ الْمَدْحُ مِنَ اللّٰهِ}
{#Tidak ada seorang pun yang lebih pencemburu daripada Allah, karena itulah Dia mengharamkan perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang kelihatan maupun yang tidak tampak Dan tidak ada seorang pun yang lebih suka dipuji daripada Allah.#}
Imam Bukhari dan Imam Muslim mengetengahkannya di dalam kitab Sahihain melalui hadis Sulaiman ibnu Mahran Al-A'masy, dari Syaqiq (yakni Abu Wail), dari Abdullah ibnu Mas'ud.
Makna FAWĀHISY
Mengenai pembahasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan pengertian FAWĀHISY (perbuatan-perbuatan yang keji), baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, telah disebutkan di dalam tafsir surat Al-An'am.
Ayat Al-Qur'an
Firman Allah SWT:
{وَالْاِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ}
{#dan perbuatan dosa dan melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar.#} (Al-A'raf, [7:33])
Penjelasan
As-Saddi mengatakan, yang dimaksud dengan AL-ITSMU ialah maksiat, sedangkan yang dimaksud dengan AL-BAGHYU ialah perbuatan melanggar hak orang lain tanpa alasan yang benar.
Mujahid mengatakan bahwa makna AL-ITSMU mencakup semua perbuatan maksiat. Dan menurut suatu pendapat, yang dimaksud dengan AL-BAGHYU ialah perbuatan aniaya seseorang terhadap dirinya sendiri.
Kesimpulan
Kesimpulan dari tafsir makna AL-ITSMU ialah dosa-dosa yang berkaitan dengan pelakunya sendiri, sedangkan AL-BAGHYU ialah perbuatan pelanggaran hak orang lain. Allah mengharamkan kedua perbuatan tersebut.
Ayat Al-Qur'an Lainnya
Firman Allah SWT:
{وَاَنْ تُشْرِكُوْا بِاللّٰهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهٖ سُلْطٰنًا}
{#(mengharamkan) kalian mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu.#} (Al-A'raf, [7:33])
Yakni kalian menjadikan bagi-Nya sekutu-sekutu dalam menyembah kepada-Nya.
{وَاَنْ تَقُوْلُوْا عَلَى اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ}
{#dan (mengharamkan) kalian mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kalian ketahui.#} (Al-A'raf, [7:33])
Yaitu berupa perbuatan dusta dan hal-hal yang diada-adakan, seperti pengakuan bahwa Allah beranak dan lain sebagainya yang tiada pengetahuan bagi kalian mengenainya. Sebagaimana yang disebutkan di dalam firman-Nya:
{فَاجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنَ الْاَوْثَانِ}
{#Maka jauhilah berhala-berhala yang najis itu.#} (Al-Hajj, [22:30]), hingga akhir ayat.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.