Makna Kata
Surga adalah negeri kenikmatan yang Allah ‘Azza Wa Jalla siapkan bagi wali-wali-Nya. Di dalamnya terdapat keindahan yang tidak pernah dipandang oleh mata, tidak pernah terdengar telinga, dan tidak pernah terbersit oleh hati manusia.
Ayat Al-Quran
فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ “Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata”(QS. As-Sajdah: 17)
Hadits Qudsi
أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِيْنَ مَا لَا عَيْنَ رَأَتْ، وَلَا أذُنَ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ غَلَىَ قَلْبِ بَشَرٍ “ Aku menyiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh kenikmatan yang tidak pernah dipandang mata, terdengar telinga dan tidak terlintas di hati manusia”(1)
Pelajaran dari Ayat
Surga ini akan diperlihatkan kepada manusia sesaat sebelum mati, jika ajalnya telah tiba, Malaikat akan memanggilnya untuk keluar. Malaikat berkata: Keluarlah wahai jiwa yang tenang kepada keridhaan Allah, malaikat itu diberi kabar gembira berupa surga: الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ طَيِّبِينَ يَقُولُونَ سَلَامٌ عَلَيْكُمُ “(yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Salaamun'alaikum,”(QS. An-Nahl: 32)
Hadits Nabi
مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللهِ أَحَبَ اللهُ لِقَاءَه و مَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللهِ كَرِهَ اللهُ لِقَاءَه “Barang siapa yang cinta bertemu Allah maka Allah akan cinta bertemu dengannya, dan barang siapa yang benci bertemu Allah maka Allah benci bertemu dengannya”(2)
Keterangan
Aisyah menanggapi: Ya Rasulullah, kita semua benci kematian, maka beliau menjelaskan bukan seperti yang maksud. Namun yang dimaksud adalah apabila seorang mukmin diberikan kabar surga ketika skaratulmaut, ia akan cinta bertemu Allah, ia akan cinta mati dan akan dimudahkan untuk mati. Sedangkan orang kafir wal-‘iyaadzu billaah dengan yang buruk baginya saat sakaratulmaut, ia akan benci bertemu Allah, jiwanya akan kabur, terceraiberai dalam tubuhnya hingga malaikat menariknya bagai gerigi besi yang ditarik dari kain basah, dan kain basah yang ditarik dari gerigi besi.
Istilah
Istilah ini ma’ruf dikalangan pujangga arab. Hampir-hampir menybeknya karena saking kerasnya. Begitulah nyawa orang kafir wal ‘iyaadzu billaah akan terburai dalam tubuhnya, karena ia dikabarkan azab sehingga ketakutan.
Kenikmatan di Surga
Di dalam surga terdapat kenimatan yang belum pernah dipandang mata, belum pernah didengar telinga,dan belum pernah terbersit di hati manusia, seorang insan terkadang telah mendapatkannya sebelum meninggal dari kabar gembira yang ia dapatkan.
Hadits Nabi
Anas Bin Nadher Radhiyallahu ‘anhu berkata kepada Sa’ad Bin Muadz: “ Wahai Sa’ad, Demi Allah sungguh aku telah mencium bau surga di balik Uhud ”(3)
Keterangan
Ini tidak bermakan mencium yang sekedar perasaan namun ini adalah penciuman hakiki. Ibnul-Qayim rahimahullah mengatakan: Sesungguhnya sebagian manusia terkadang sudah merasakan akhirat sedangkan ia masih di dunia, kemudian ia pergi, berperang lalu iaterbunuh radhiyallaahu ‘anhu.
Kesimpulan
Bahwa disurga terdapat kanikmatan yang belum pernah dipandang mata, didengar telinga dan belum pernah terbersit di hati manusia.
(1) Dikeluarkan Bukhari (3244) dan Muslim (2824) dari hadits Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu
(2) Dikeluarkan Bukhari (6507) dari hadits Ubadah Bin Shamit radhiyallaahu 'anhu (3) Dikeluarkan Bukhari (4048) dan Muslim (1903) dari Hadits Anas radhiyallaahu 'anhu