Makna Kata "Hisab"
Yaitu perhitungan yang mudah, tiada kesulitan. Dengan kata lain, tidak dilakukan secara detail semua amal perbuatannya, karena sesungguhnya orang yang diperiksa dengan pemeriksaan yang teliti dan ketat pasti akan binasa.
Hadis Pertama
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ismail, telah menceritakan kepada kami Ayyub, dari Abdullah ibnu Abu Mulaikah, dari Aisyah RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{مَنْ نُوْقِشَ الْحِسٰبَ عُذِّبَ}
{#"Barang siapa yang diperiksa dengan teliti dalam hisab, berarti ia disiksa."#}
Pertanyaan Siti Aisyah
Siti Aisyah melanjutkan kisahnya, bahwa lalu ia bertanya, "Bukankah Allah SWT telah berfirman: {#maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah.#}" Maka Rasulullah SAW menjawab:
{لَيْسَ ذَاكَ بِالْحِسٰبِ وَلَكِنَّ ذٰلِكَ الْعَرْضُ مَنْ نُوْقِشَ الْحِسٰبَ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ عُذِّبَ}
{#"Hal itu bukanlah pemeriksaan, tetapi pemeriksaan yang sebenarnya ialah orang yang diteliti dalam pemeriksaannya di hari kiamat, maka ia pasti disiksa."#}
Hadis Kedua
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Nasai, dan Ibnu Jarir melalui hadis Ayyub As-Sukhtiyani dengan sanad yang sama.
Ibnu Jarir mengatakan pula bahwa telah menceritakan kepada kami Ibnu Waki', telah menceritakan kepada kami Rauh ibnu 'Ubadah, telah menceritakan kepada kami Abu Amir Al-Khazzaz, dari Ibnu Abu Mulaikah, dari Aisyah RA yang berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
{اَنَّهٗ لَيْسَ اَحَدٌ يُحَاسَبُ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اِلَّا مُعَذَّبًا. فَقُلْتُ اَلَيْسَ اللّٰهُ يَقُوْلُ فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيْرًا. قَالَ ذَاكَ الْعَرْضُ اِنَّهٗ مَنْ نُوْقِشَ الْحِسٰبَ عُذِّبَ. وَقَالَ بِيَدِهٖ عَلٰى اِصْبَعِهٖ كَاَنَّهٗ يَنْكُتُ}
{#Sesungguhnya tiada seorang pun yang dihisab pada hari kiamat melainkan disiksa. Lalu aku (Aisyah) bertanya, "Bukankah Allah SWT telah berfirman: maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah. (Al-Insyiqaq, [84:8])." Maka Rasulullah SAW menjawab: Hal itu hanyalah pemeriksaan biasa, sesungguhnya orang yang diteliti dalam pemeriksaannya, pasti ia disiksa. Lalu Nabi SAW mengisyaratkan dengan jari telunjuknya seakan-akan seperti sedang menotok.#}
Hadis Ketiga
Ibnu Jarir telah meriwayatkannya pula dari Amr ibnu Ali, dari Ibnu Abu Addi, dari Abu Yunus Al-Qusyairi, dari Ibnu Abu Mulaikah, dari Al-Qasim, dari Aisyah, lalu disebutkan hadis yang semisal. Imam Bukhari dan Imam Muslim mengetengahkannya melalui jalur Abu Yunus Al-Qusyairi yang nama aslinya Hatim ibnu Abu Sagirah dengan sanad yang sama.
Hadis Keempat
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan pula kepada kami Nasr ibnu Ali Al-Jahdami, telah menceritakan kepada kami Muslim, dari Al-Harisy ibnul Khirrit saudara lelaki Az-Zubair, dari Ibnu Abu Mulaikah, dari Aisyah yang mengatakan bahwa barang siapa yang dihisab dengan teliti, berarti dia disiksa. Ibnu Abu Mulaikah mengatakan bahwa kemudian Aisyah mengatakan bahwa sesungguhnya pemeriksaan yang ringan itu tiada lain hanyalah dihadapkan kepada Allah dan Allah berhadap-hadapan dengan mereka.
Hadis Kelima
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ismail, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ishaq, telah menceritakan kepadaku Abdul Wahid ibnu Hamzah ibnu Abdullah ibnuz Zubair, dari Abbad ibnu Abdullah ibnuz Zubair, dari Aisyah yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW dalam salah satu salatnya mengucapkan doa berikut:
{اللهم حَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِيْرًا}
{#"Ya Allah, hisablah diriku dengan hisab yang mudah."#}
Setelah beliau selesai dari salatnya, aku bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan hisab yang mudah?" Rasulullah SAW menjawab:
{اَنْ يَنْظُرَ فِيْ كِتٰبِهٖ فَيَتَجَاوَزُ لَهٗ عَنْهُ اِنَّهٗ مَنْ نُوْقِشَ الْحِسٰبَ يَا عَائِشَةُ يَوْمَئِذٍ هَلَكَ}
{#"Ia melihat kepada kitab catatan amal perbuatannya, lalu Allah memaafkan kesalahan yang tercatat di dalamnya. Hai Aisyah, sesungguhnya orang yang diteliti dalam hisabnya di hari itu pasti binasa."#}
Keterangan
Hadis ini sahih, tetapi dengan syarat Muslim.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.