Makna Ayat
Ulama tafsir berbeda pendapat sehubungan dengan maknanya.
Riwayat Abu Hurairah
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Muhammad ibnu Amr Al-Gazi, telah menceritakan kepada kami Ubaidillah ibnu Musa, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Ubaidah, dari Ayyub ibnu Khalid ibnu Safwan ibnu Aus Al-Ansari, dari Abdullah ibnu Rafi', dari Abu Hurairah RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
{#"Dan hari yang dijanjikan, yaitu hari kiamat, dan yang menyaksikan, yaitu hari Jumat. Dan tiada suatu hari pun yang mentari terbit dan tenggelam padanya lebih utama daripada hari Jumat; di dalamnya terdapat suatu saat yang tidak sekali-kali seorang hamba yang muslim menjumpainya, lalu meminta suatu kebaikan padanya, melainkan Allah memberinya hal itu. Dan tidaklah dia meminta perlindungan dari suatu kejahatan padanya melainkan Allah melindunginya. Dan hari yang disaksikan itu adalah hari Arafah."#}
Riwayat Ibnu Khuzaimah
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah melalui berbagai jalur dari Musa ibnu Ubaidah Ar-Rabzi, sedangkan dia orangnya daif. Dan hadis ini telah diriwayatkan pula secara mauquf dari Abu Hurairah, maka riwayat inilah yang lebih mirip kepada kesahihan.
Riwayat Imam Ahmad
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, bahwa ia telah mendengar Ali ibnu Zaid dan Yunus ibnu Ubaid; keduanya menceritakan hadis dari Ammar maula Bani Hasyim, dari Abu Hurairah. Adapun menurut riwayat Ali, maka dia me-rafa'-kannya sampai kepada Nabi SAW, sedangkan Yunus hanya sampai kepada Abu Hurairah. Disebutkan bahwa Abu Hurairah telah mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, yaitu firman-Nya: {#dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.#} (Al-Buruj, [85:3]) Bahwa yang menyaksikan adalah hari Jumat, dan yang disaksikan adalah hari kiamat.
Riwayat Ibnu Jarir
Kemudian Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Sahl ibnu Musa Ar-Razi, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik, dari Ibnu Harmalah, dari Sa'id ibnul Musayyab yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
{اِنَّ سَيِّدَ الْاَيَّامِ يَوْمُ الْجُمُعَةِ وَهُوَ الشَّاهِدُ وَالْمَشْهُوْدُ يَوْمُ عَرَفَةَ}
{#"Sesungguhnya penghulu hari itu adalah hari Jumat, yaitu hari yang menyaksikan, sedangkan hari yang disaksikan adalah hari Arafah."#}
Riwayat Ibnu Abbas
Kemudian Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Waki', dari Syu'bah, dari Ali ibnu Zaid, dari Yusuf Al-Makki, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa yang menyaksikan adalah Muhammad SAW, sedangkan yang disaksikan adalah hari kiamat. Kemudian Ibnu Abbas membaca firman-Nya:
{ذٰلِكَ يَوْمٌ مَّجْمُوْعٌ لَّهُ النَّاسُ وَذٰلِكَ يَوْمٌ مَّشْهُوْدٌ}
{#Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi) nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk).#} (Hud, [11:103])
Riwayat Al-Hasan
Mujahid, Ikrimah, dan Ad-Dahhak mengatakan bahwa yang menyaksikan adalah anak Adam, dan yang disaksikan adalah hari kiamat.
Riwayat Ibnu Abu Hatim
Ibnu Abu Hatim meriwayatkan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abu Na'im Al-Fadl ibnu Dakin, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abu Yahya Al-Qattat, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: {#dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.#} (Al-Buruj, [85:3]) Bahwa yang menyaksikan adalah manusia, sedangkan yang disaksikan adalah hari Jumat; hal yang sama telah diriwayatkan pula oleh Ibnu Abu Hatim.
Riwayat Ibnu Jarir
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Humaid, telah menceritakan kepada kami Mahran, dari Sufyan, dari Ibnu Abu Najih, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman Allah SWT: {#dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.#} (Al-Buruj, [85:3]) Yang menyaksikan adalah hari' Arafah, dan yang disaksikan adalah hari kiamat.
Riwayat Sufyan As-Sauri
Hal yang sama diriwayatkan dari Sufyan As-Sauri, dari Mugirah, dari Ibrahim yang mengatakan bahwa yang dimaksud adalah Hari Raya Kurban dan hari Arafah, yakni yang menyaksikan dan yang disaksikan.
Riwayat Ibnu Jarir
Ibnu Jarir mengatakan, ulama lainnya mengatakan bahwa yang disaksikan adalah hari Jumat; sehubungan dengan hal ini mereka meriwayatkan sebuah hadis yang diceritakan kepada kami oleh Ahmad ibnu Abdur Rahman, bahwa telah menceritakan kepadaku pamanku (yaitu Abdullah ibnu Wahb), telah menceritakan kepadaku Amr ibnul Haris, dari Sa'id ibnu Abu Hilal, dari Zaid ibnu Aiman, dari Ubadah ibnu Nasiy, dari Abu Darda yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda,
{اَكْثِرُوْا عَلَيَّ مِنَ الصَّلَاةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَاِنَّهٗ يَوْمٌ مَشْهُوْدٌ تَشْهَدُهُ الْمَلَائِكَةُ}
{#"Perbanyaklah membaca salawat untukku di hari Jumat, karena sesungguhnya hari Jumat itu adalah hari yang disaksikan oleh para malaikat."#}
Riwayat Sa'id ibnu Jubair
Diriwayatkan dari Sa'id ibnu Jubair, bahwa yang menyaksikan adalah Allah. Kemudian ia membaca firman-Nya:
{وَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًا}
{#Dan cukuplah Allah sebagai saksi.#} (Al-Fath, [48:28]) dan yang disaksikan adalah kita semua; demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Al-Bagawi.
Riwayat Al-Hasan
Kebanyakan ulama mengatakan bahwa yang menyaksikan adalah hari Jumat dan yang disaksikan adalah hari 'Arafah.
Tafsir arab belum tersedia untuk ayat ini.