Surat At-Taubah ayat 54: Sedangkan iman merupakan syarat diterimanya amal.
Mereka menganggap infak sebagai kerugian. Dalam ayat ini terdapat peringatan bagi kaum mukmin agar tidak menyerupai mereka, seperti malas beribadah, infak dengan hati yang kesal, dsb.
Faedah/catatan:
Perlu diketahui, bahwa nifak terbagi dua:
q Nifaq Akbar (Nifaq I’tiqaadiy)
Nifaq Akbar yaitu menampakkan keislaman di luar dan menyembunyikan kekafiran di dalam dirinya. Nifaq ini mengeluarkan seseorang dari Islam, dan Allah mengancam pelakunya dengan neraka di lapisan paling bawah. Nifak Akbar ini ada beberapa macam bentuknya, ada yang berupa mendustakan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, ada yang berupa mendustakan apa yang Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bawa, ada yang berupa membenci Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, ada yang berupa membenci apa yang dibawa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, ada yang berupa senang jika agama Islam tidak berkembang dan ada yang berupa tidak suka jika agama Islam menang.
q Nifaq Ashghar/kecil (nifaq ‘amali)
Nifaq Ashghar adalah nifak yang kaitannya dengan amalan, di mana amal tersebut biasanya dilakukan oleh orang-orang munafik. Nifak ini tidak mengeluarkan dari Islam, namun bisa menjadi jembatan ke arah Nifaq Akbar. Contoh Nifaq Ashghar adalah jika dipercaya khianat, jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari, jika bertengkar melakukan tindakan yang kejam, tidak mau mengerjakan shalat berjamaah, menunda-nunda shalat hingga hampir habis waktuya, malas beribadah, sangat berat melakukan shalat terlebih shalat Subuh dan 'Isya, dsb.